Ada Apa? Iran Tunda Pertemuan Penting dengan Amerika Serikat

Politik4 Dilihat

KONCOdewe.com – Iran dilaporkan menunda agenda perundingan terkait program nuklir dengan Amerika Serikat (AS) yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Swiss pada Jumat (19/6/2026).

Mengutip laporan Al Mayadeen, penundaan tersebut disebut sebagai bentuk respons politik atas berlanjutnya serangan Israel di wilayah Lebanon.

Keputusan ini membuat jadwal diplomasi kedua negara kembali mengalami ketidakpastian.

Sebelumnya, pada Rabu, AS dan Iran telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang dimaksudkan untuk meredakan konflik antara kedua pihak.

Kesepakatan tersebut mencakup penghentian pertempuran selama 60 hari di berbagai wilayah konflik, termasuk Lebanon, sekaligus membuka ruang negosiasi lanjutan terkait isu nuklir.

MoU itu juga mengatur proses diplomasi lanjutan dengan harapan tercapainya kesepakatan damai permanen dalam kurun waktu 60 hari ke depan.

Dalam perkembangan lain, Wakil Presiden AS JD Vance dilaporkan membatalkan kunjungan ke Swiss setelah Iran memutuskan menunda pembicaraan tersebut.

Sementara itu, JD Vance sebelumnya menegaskan bahwa Israel perlu menghormati proses perdamaian yang sedang berjalan di Timur Tengah.

Menurutnya, stabilitas kawasan akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi Israel, tetapi juga negara-negara di sekitarnya.

“Pada dasarnya, warga Israel, sama seperti semua pihak lainnya, harus menghormati proses perdamaian ini yang pada dasarnya bermanfaat bagi mereka dan bagi seluruh kawasan,” ujar Vance dalam konferensi pers di Washington D.C., Kamis (18/6), dikutip dari Antara.

Ia juga menyebut bahwa Amerika Serikat secara rutin melakukan komunikasi tingkat tinggi dengan Israel serta negara-negara Teluk guna membahas perkembangan situasi.

Di sisi lain, laporan menyebutkan bahwa Iran dan AS sebelumnya juga telah menandatangani MoU lanjutan yang mencakup upaya penghentian konflik militer serta pembukaan kembali jalur diplomasi strategis, termasuk terkait Selat Hormuz dan program nuklir Iran.

BACA:  Di Tengah Penutupan Selat Hormuz, AS dan Iran Duduk Semeja di Swiss

Dalam kesepakatan tersebut, Iran menegaskan komitmennya untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, sementara pembahasan terkait sanksi internasional akan menjadi bagian dari negosiasi berikutnya dalam 60 hari ke depan. (kangtop)