Presiden Prabowo Tak Mau Program MBG Disalahgunakan, Kepala Daerah Diminta Periksa Semua Dapur

Politik41 Dilihat

KONCOdewe.com – Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh kepala daerah bersama aparat pemerintah di tingkat wilayah.

Untuk memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah ini dilakukan setelah muncul indikasi adanya penyimpangan dalam pelaksanaan program tersebut.

Saat memberikan arahan di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat, Prabowo meminta gubernur, bupati, camat, kepala desa hingga jajaran terkait aktif memeriksa seluruh dapur penyedia makanan bergizi.

Menurut Presiden, pemerintah menyadari masih ada oknum yang berupaya memanfaatkan program tersebut demi keuntungan pribadi.

Karena itu, pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh agar bantuan benar-benar diterima sesuai ketentuan.

Selain pemerintah daerah, Prabowo juga menginstruksikan jajaran TNI dan Polri, mulai dari komandan distrik militer (Dandim),.

Kepala kepolisian resor (Kapolres), hingga kepala kepolisian sektor (Kapolsek), ikut mengawasi pelaksanaan MBG di daerah masing-masing.

Ia meminta setiap dugaan penyimpangan segera dilaporkan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) atau bahkan langsung kepada dirinya agar dapat segera ditindaklanjuti.

Presiden menegaskan pengawasan dilakukan untuk memperbaiki kualitas pelaksanaan program.

Bukan dijadikan kesempatan mencari keuntungan ataupun meminta setoran dari pihak penyelenggara.

Prabowo juga menilai masyarakat kini memiliki peran penting dalam mengawasi program pemerintah.

Dengan kemudahan akses gawai dan media sosial, warga dapat melaporkan berbagai temuan apabila terjadi pelanggaran di lapangan.

Dalam arahannya, Presiden turut mengingatkan agar porsi makanan yang diberikan kepada penerima manfaat tidak dikurangi.

Ia mencontohkan pembagian daging ayam harus tetap sesuai standar dan tidak dipotong menjadi bagian yang terlalu kecil sehingga mengurangi nilai gizi.

Selain itu, Prabowo menyarankan penyedia menu lebih mengutamakan telur rebus atau telur ceplok dibandingkan telur dadar.

BACA:  Indonesia–Prancis Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Riset, dan Inovasi Lewat Kunjungan Prabowo ke Paris

Maupun telur orak-arik agar porsi protein yang diterima anak-anak tetap optimal.

Menurut Presiden, Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

Asupan makanan bergizi yang cukup sejak dini dinilai sangat penting bagi perkembangan otak, tulang, dan otot sehingga mampu mencetak generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Berdasarkan data Antara, hingga pertengahan 2026 Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau sekitar 62 juta penerima manfaat.

Atau sekitar 74,8 persen dari target nasional yang mencapai 82,9 juta orang. (kangtop)