KONCOdewe.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa ia membawa rombongan pemimpin bisnis papan atas AS dalam kunjungannya ke China.
Yaitu untuk mempererat hubungan dagang sekaligus menunjukkan penghormatan kepada Beijing.
Di antara tokoh yang ikut serta terdapat CEO Tesla Elon Musk, CEO Nvidia Jensen Huang, serta CEO Apple Tim Cook.
Dalam pidato pembuka saat bertemu Presiden China Xi Jinping di Beijing, Kamis (14/5/2026), Trump menyebut delegasi tersebut terdiri dari para pemimpin perusahaan terbaik dunia.
Ia menegaskan hanya mengundang sosok-sosok teratas dari perusahaan global untuk hadir dalam kunjungan tersebut.
Trump menambahkan, para eksekutif tersebut berharap dapat memperluas kerja sama perdagangan dan bisnis dengan China.
Ia juga kembali memuji Xi sebagai pemimpin hebat, meski menyadari pernyataannya kerap menuai kritik.
Di sisi lain, Xi Jinping menekankan bahwa China dan Amerika Serikat seharusnya membangun kemitraan, bukan rivalitas.
Menurutnya, kedua negara perlu bekerja sama untuk meraih kemakmuran bersama serta menciptakan pola hubungan baru antarnegara besar.
Ia juga menyinggung situasi global yang dinilai sedang berada di persimpangan penting.
Sekaligus mempertanyakan apakah kedua negara mampu menghindari “Perangkap Thucydides”, istilah yang menggambarkan potensi konflik antara kekuatan lama dan kekuatan baru.
Trump tiba di Beijing menggunakan pesawat kepresidenan Air Force One pada Rabu malam (13/5/2026).
Selain pertemuan bilateral, agenda kunjungan juga mencakup jamuan makan malam kenegaraan dan kunjungan ke Kuil Surga, situs bersejarah tempat para kaisar China dahulu berdoa untuk panen melimpah.
Kunjungan ini menjadi lawatan pertama presiden AS ke China dalam hampir satu dekade, setelah kunjungan Trump pada 2017.
Sejak saat itu, hubungan kedua negara sempat memanas akibat kebijakan tarif dan pembatasan perdagangan sebelum akhirnya mencapai kesepakatan gencatan pada Oktober tahun lalu.
Xi menyambut langsung kedatangan Trump di Gerbang Timur Balai Besar Rakyat.
Kedua pemimpin berjabat tangan sebelum mengikuti upacara kenegaraan yang diiringi lagu kebangsaan kedua negara dan tembakan salvo 21 kali di Lapangan Tiananmen.
Mereka kemudian memeriksa pasukan kehormatan Tentara Pembebasan Rakyat serta menyaksikan parade militer.
Setelah prosesi, keduanya berbincang singkat di area tangga Balai Besar Rakyat sebelum melanjutkan pertemuan resmi.
Pemerintah China berharap kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperdalam dialog strategis terkait hubungan bilateral, perdamaian, dan pembangunan global.
Trump datang bersama lebih dari selusin pimpinan perusahaan besar AS dengan harapan dapat menghasilkan kesepakatan bisnis besar di tengah ketegangan perdagangan dan persaingan teknologi.
Dunia pun menaruh perhatian pada kemungkinan pembahasan isu konflik Iran dan Taiwan dalam pertemuan tersebut, yang dinilai akan menentukan arah hubungan dua kekuatan terbesar dunia di masa depan. (kangtop)












