Delegasi Bisnis Raksasa Dampingi Trump ke China, Dunia Menunggu Hasil Pertemuan

Politik8 Dilihat

KONCOdewe.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump membawa rombongan petinggi perusahaan besar AS dalam kunjungan kenegaraannya ke China pekan ini.

Sejumlah nama papan atas seperti CEO Tesla Elon Musk, CEO Apple Tim Cook, CEO BlackRock Larry Fink, hingga CEO Boeing Kelly Ortberg disebut masuk dalam delegasi bisnis yang ikut terbang ke Beijing.

Mengutip laporan CNBC International, informasi mengenai kehadiran para eksekutif tersebut diungkap oleh pejabat Gedung Putih yang meminta identitasnya dirahasiakan karena daftar resmi delegasi belum dipublikasikan.

Mereka dijadwalkan mendampingi Trump dalam agenda pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping.

Selain itu, rombongan juga diperkirakan mencakup tokoh bisnis lain, antara lain Stephen Schwarzman (Blackstone), Brian Sikes (Cargill), Jane Fraser (Citigroup).

Jim Anderson (Coherent), H. Lawrence Culp Jr. (GE Aerospace), David Solomon (Goldman Sachs), Jacob Thaysen (Illumina), Michael Miebach (Mastercard).

Dina Powell McCormick (Meta Platforms), Sanjay Mehrotra (Micron Technology), Cristiano Amon (Qualcomm), hingga Ryan McInerney (Visa).

Sementara CEO Cisco Chuck Robbins disebut menerima undangan, namun tidak dapat hadir karena bertepatan dengan jadwal laporan keuangan perusahaannya.

Trump sendiri telah tiba di Bandara Internasional Ibu Kota Beijing pada Rabu (13/5/2026) malam waktu setempat menggunakan pesawat kepresidenan Air Force One.

Ia terlihat turun dari tangga pesawat sambil mengepalkan tangan, didampingi sejumlah eksekutif, termasuk Elon Musk dan CEO Nvidia Jensen Huang.

Selama berada di Beijing, Trump dijadwalkan mengikuti upacara penyambutan resmi, melakukan pertemuan bilateral dengan Xi Jinping, mengunjungi situs bersejarah Temple of Heaven, serta menghadiri jamuan makan malam kenegaraan.

Presiden AS itu akan meninggalkan China pada Jumat setelah agenda minum teh dan makan siang kerja bersama Xi.

BACA:  Pidato Hari Lahir Pancasila, Prabowo Soroti Hambatan Transformasi Bangsa, Singgung Kelompok Anti-Perubahan

Pertemuan kedua pemimpin diperkirakan membahas berbagai isu penting, mulai dari tarif perdagangan, logam tanah jarang, kecerdasan buatan (AI), konflik Iran, hingga persoalan Taiwan.

Para analis menilai kunjungan ini berpotensi menghasilkan pengumuman besar terkait hubungan kedua negara.

Sebelum bertolak dari Gedung Putih, Trump juga menyampaikan rencananya untuk melakukan pembicaraan panjang dengan Xi mengenai konflik AS-Israel melawan Iran.

Ia menyinggung posisi China sebagai pembeli utama minyak Iran yang terkena sanksi AS, namun menegaskan tidak ada ketegangan berarti dalam isu tersebut.

“Saya rasa kami tidak membutuhkan bantuan terkait Iran, dan Presiden Xi telah bersikap sangat baik dalam hal ini,” ujar Trump kepada wartawan. (kangtop)