Hadiah Rp5 Juta-Rp50 Juta Menanti, Ini Syarat Ikut Sayembara Tangkap Begal Ala Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Kabar45 Dilihat

KONCOdewe.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meluncurkan program sayembara yang ditujukan bagi masyarakat yang berhasil membantu menangkap pelaku tindak kriminal.

Seperti begal, pencopet, penjambret, perampok, maupun pencuri.

Pelaku harus diserahkan kepada pihak kepolisian dalam keadaan hidup untuk memperoleh hadiah yang telah disiapkan.

Program tersebut menawarkan imbalan mulai dari Rp5 juta hingga Rp50 juta, bergantung pada tingkat kontribusi dalam membantu aparat mengamankan pelaku kejahatan.

Pengumuman itu disampaikan Dedi melalui video yang diunggah di akun media sosialnya pada Kamis (23/7), sebagai respons atas meningkatnya aksi kriminalitas yang belakangan meresahkan masyarakat, terutama di kawasan Bandung dan sekitarnya.

Dedi menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum guna meningkatkan keamanan di berbagai wilayah.

Menurutnya, program sayembara ini terbuka bagi siapa saja yang mampu menghentikan aksi pelaku kejahatan dan menyerahkan mereka kepada kepolisian sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain menjalin kerja sama dengan Polda Jawa Barat, pemerintah provinsi juga berencana memperluas koordinasi dengan Polda Metro Jaya.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pengawasan dan pencegahan tindak kriminal, khususnya di kawasan perbatasan serta daerah yang dinilai memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.

Tak hanya mengandalkan sayembara, Dedi juga meminta jajaran kepolisian meningkatkan intensitas patroli malam.

Ia mengimbau agar kendaraan patroli menyalakan lampu rotator sehingga kehadiran aparat lebih mudah terlihat masyarakat sekaligus memberikan efek gentar bagi pelaku kejahatan.

Kesiapsiagaan juga diminta dilakukan oleh personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pemadam Kebakaran dengan menempatkan petugas di sejumlah lokasi yang dianggap rawan.

BACA:  Akhir Pelarian Taufik Hidayat, Terduga Penyiksa Wanita hingga Buta di Bandung Kini Ditangkap Polisi

Upaya ini diharapkan dapat mempercepat respons apabila terjadi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.

Di sisi lain, Dedi mengajak warga kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai bentuk partisipasi bersama dalam menjaga ketertiban.

Ia menilai semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga menjadi modal penting untuk menciptakan lingkungan yang aman.

Sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menekan angka kriminalitas di Jawa Barat. (kangtop)