Ole Romeny Bikin Indonesia Makin Nyaman, Garuda Unggul 2-0 atas Singapura

Olahraga81 Dilihat

KONCOdewe.com – Timnas Indonesia sementara memimpin 2-0 atas Singapura dalam pertandingan perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam WIB.

Keunggulan kedua Timnas Indonesia lahir melalui eksekusi penalti Ole Romeny pada menit ke-74.

Penalti diberikan setelah tendangan bebas Thom Haye mengenai tangan pemain Singapura di dalam kotak terlarang.

Situasi tersebut terjadi tak lama setelah Singapura harus bermain dengan 10 pemain. Safuwan Baharudin menerima kartu merah karena melakukan pelanggaran terhadap Mitchell Baker.

Ole Romeny yang maju sebagai eksekutor kemudian menjalankan tugasnya dengan baik.

Penyerang Timnas Indonesia itu melepaskan tendangan mendatar yang mengarah ke pojok kiri gawang Singapura yang dikawal Izwan Mahbud.

Bola gagal dijangkau kiper sehingga mengubah skor menjadi 2-0.

Gol tersebut membuat posisi Indonesia semakin menguntungkan untuk mengamankan tiga poin pada pertandingan pembuka Grup A.

Ragnar Oratmangoen Buka Keunggulan

Sebelum Ole Romeny menggandakan skor, Ragnar Oratmangoen lebih dahulu membawa Indonesia unggul 1-0 pada menit ke-13.

Gol tersebut tercipta melalui kerja sama apik yang melibatkan Luke Vickery.

Berawal dari kombinasi dengan Kevin Diks, bola kemudian mengarah kepada Vickery. Pemain Macarthur tersebut memberikan umpan tarik ke area tengah kotak penalti Singapura.

Ragnar Oratmangoen yang berada di posisi tepat langsung menyambut bola dengan tendangan kaki kanan.

Sepakannya tidak mampu dihentikan Izwan Mahbud dan membawa Garuda memimpin lebih dulu.

Bagi Luke Vickery, assist tersebut memiliki arti tersendiri karena menjadi assist pertamanya untuk Timnas Indonesia sekaligus tercipta dalam laga debutnya.

BACA:  Harga Daging Ayam Ras Segar Hari Ini Turun Rp600, Cek Harganya 24 September 2026

Susunan Pemain Indonesia vs Singapura

Indonesia tampil dengan formasi 3-4-3. Maarten Paes dipercaya menjaga gawang, dengan Kevin Diks, Elkan Baggott, dan Justin Hubner sebagai trio pertahanan.

Di lini tengah, Indonesia memainkan Dean James yang kemudian digantikan Tjoe-A-On pada awal babak kedua, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk yang digantikan Jenner pada menit ke-63, serta Luke Vickery yang kemudian digantikan Ridho pada menit ke-79.

Ragnar Oratmangoen ditarik keluar pada menit ke-64 dan digantikan Thom Haye.

Ole Romeny kemudian digantikan Hannan pada menit ke-74, sementara Mitchell Baker tetap menjadi bagian dari lini depan.

Timnas Indonesia: Maarten Paes; Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner; Dean James (Tjoe-A-On 45′), Joey Pelupessy, Calvin Verdonk (Jenner 63′), Luke Vickery (Ridho 79′); Ragnar Oratmangoen (Haye 64′), Ole Romeny (Hannan 74′), Mitchell Baker.

Pelatih: John Herdman.

Sementara itu, Singapura menurunkan Izwan Mahbud; Ryhan Stewart, Hariss Harun, Safuwan Baharudin, Nur Adam Abdullah; Kyoga Nakamura, Shah Shahiran; Shawal Anuar yang digantikan Song pada menit ke-45, Harhys Stewart, Farhan Zulkifli yang digantikan Mahler pada menit ke-62, serta Ilhan Fandi yang kemudian digantikan Glenn.

Singapura: Izwan Mahbud; Ryhan Stewart, Hariss Harun, Safuwan Baharudin, Nur Adam Abdullah; Kyoga Nakamura, Shah Shahiran; Shawal Anuar (Song 45′), Harhys Stewart, Farhan Zulkifli (Mahler 62′); Ilhan Fandi (Glenn 62′).

Pelatih: Gavin Lee.

Dengan keunggulan 2-0 tersebut, Indonesia memasuki fase akhir pertandingan dengan keuntungan jumlah pemain setelah Singapura kehilangan Safuwan Baharudin akibat kartu merah. (kangtop)