Tanda Tangan Jarak Jauh Picu Perhatian, Iran dan AS Sepakati Langkah Damai

Politik3 Dilihat

KONCOdewe.com – Kesepakatan berupa Nota Kesepahaman (MoU) yang bertujuan untuk menghentikan konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Republik Islam Iran dilaporkan telah resmi ditandatangani oleh para pemimpin kedua negara.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut telah menandatangani dokumen MoU tersebut secara digital dari jarak jauh pada Kamis dini hari sebagai bagian dari proses penghentian eskalasi konflik.

Dalam mekanisme diplomatik tersebut, Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif turut berperan sebagai mediator dan dijadwalkan ikut membubuhkan tanda tangan pada naskah kesepakatan tersebut.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam pernyataan yang dikutip Kantor Berita IRNA menegaskan bahwa setiap serangan lanjutan terhadap Lebanon maupun tindakan yang dianggap memperpanjang pendudukan di wilayah Arab akan dipandang sebagai pelanggaran terhadap MoU antara Teheran dan Washington.

Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan dengan para duta besar, kuasa usaha, serta kepala misi diplomatik asing di Teheran pada Selasa (16/6).

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan proses negosiasi Iran–AS yang diarahkan untuk mengakhiri konflik yang disebut telah berlangsung sejak Februari 2026.

Ia menambahkan bahwa MoU antara Iran dan Amerika Serikat akan mulai berlaku setelah penandatanganan resmi yang dijadwalkan pada Jumat, sementara pembahasan lanjutan menuju perjanjian final akan segera dimulai.

“Pada tahap awal, yang paling penting adalah deklarasi penghentian perang. Keputusan tersebut telah diumumkan pada Senin pagi waktu Teheran, dan MoU akan mulai berlaku secara resmi pada Jumat,” ujar Menlu Iran, dikutip dari Antara.

Di sisi lain, laporan IRNA pada Rabu (17/6) menyebutkan bahwa Amerika Serikat berkomitmen mencabut seluruh bentuk sanksi terhadap Iran sesuai dengan jangka waktu yang disepakati dalam perjanjian akhir yang sedang disusun.

BACA:  Serangan Bersenjata Gegerkan Meksiko, Wali Kota Tewas di Kediaman Pribadi

Dalam salah satu ketentuan MoU, disebutkan bahwa AS akan mengakhiri seluruh sanksi terhadap Iran, termasuk yang berasal dari Dewan Keamanan PBB, Dewan Gubernur IAEA, serta sanksi unilateral Amerika Serikat, baik primer maupun sekunder, dalam periode yang telah disepakati bersama.

Iran sebelumnya menyatakan bahwa pembahasan perjanjian final akan dilakukan dalam waktu 60 hari setelah penandatanganan MoU, dengan fokus utama pada penyelesaian isu program nuklir. (kangtop)