KONCOdewe.com – Banyak orang mengenal kapur barus hanya sebagai pewangi lemari atau bahan untuk mengusir tikus dan kecoak di rumah.
Aromanya yang tajam memang sudah lama dimanfaatkan untuk menjaga pakaian tetap harum sekaligus mencegah serangga datang mendekat.
Namun siapa sangka, benda sederhana ini ternyata juga bisa dimanfaatkan di area kebun, khususnya untuk melindungi tanaman cabai dari gangguan hama yang sering merusak daun maupun buah.
Bagi para pecinta tanaman cabai, serangan hama memang menjadi salah satu masalah yang paling menjengkelkan.
Tanaman yang awalnya tumbuh subur bisa tiba-tiba berlubang, layu, bahkan gagal berbuah akibat serangan serangga.
Karena itulah, banyak orang mulai mencari cara alami dan murah untuk mengurangi hama tanpa harus terlalu sering menggunakan pestisida kimia.
Aroma Menyengat Kapur Barus Tidak Disukai Hama
Kapur barus memiliki aroma khas yang cukup kuat. Bau inilah yang ternyata tidak disukai berbagai jenis serangga pengganggu tanaman.
Beberapa hama seperti belalang, lalat, hingga serangga kecil lainnya cenderung menjauh dari area yang terpapar aroma kapur barus.
Efek inilah yang kemudian dimanfaatkan sebagai pengusir hama sederhana untuk tanaman cabai.
Metode ini juga dianggap praktis karena bahan yang digunakan mudah ditemukan dan harganya relatif murah dibandingkan membeli pestisida secara rutin.
Cara Sederhana Membuat Pengusir Hama dari Kapur Barus
Melansir dari kanal YouTube Aris Pipit, ada trik mudah memanfaatkan kapur barus untuk menjaga tanaman cabai tetap aman dari serangan hama.
Bahan yang diperlukan pun sangat sederhana, yaitu:
- Kapur barus
- Plastik zipper kecil yang sudah dilubangi
- Lem, tali, atau perekat lainnya
Langkah pertama, kapur barus dihancurkan menjadi beberapa bagian kecil agar aromanya lebih mudah menyebar.
Setelah itu, masukkan remukan kapur barus ke dalam plastik zipper yang sebelumnya sudah diberi lubang kecil.
Lubang tersebut berfungsi agar aroma kapur barus bisa keluar dan menyebar di sekitar tanaman.
Selanjutnya, plastik kecil berisi kapur barus ditempel atau diikat pada batang tanaman cabai menggunakan perekat, tali, maupun lem sederhana.
Praktis, Murah, dan Mudah Dicoba di Rumah
Cara ini banyak disukai karena tidak membutuhkan alat rumit maupun biaya besar. Dalam sekali pembuatan, kapur barus bisa dipasang di beberapa tanaman sekaligus.
Selain itu, metode ini juga cocok digunakan di pekarangan rumah maupun kebun kecil karena pengerjaannya cepat dan tidak memerlukan campuran bahan lain.
Meski terlihat sederhana, aroma kapur barus cukup efektif membantu mengurangi kedatangan hama pada tanaman buah maupun sayuran, terutama cabai yang rentan diserang serangga.
Tanaman Cabai Lebih Tenang dari Gangguan Hama
Dengan berkurangnya gangguan serangga, tanaman cabai bisa tumbuh lebih sehat dan proses pembentukan buah pun menjadi lebih optimal.
Daun tidak mudah rusak, batang tetap kuat, dan risiko bunga rontok akibat gangguan hama juga dapat diminimalkan.
Bagi yang sedang mencari solusi praktis untuk menjaga tanaman cabai tetap subur tanpa biaya mahal, trik menggunakan kapur barus ini bisa menjadi salah satu alternatif yang layak dicoba di rumah. (kangtop)













