Ingin Pohon Delima Cepat Berbuah? Begini Cara Menanam dan Merawatnya yang Benar

Hobi56 Dilihat

KONCOdewe.com – Delima menjadi salah satu tanaman buah yang cukup mudah dibudidayakan di Indonesia.

Selain dikenal sebagai tanaman hias, delima juga banyak ditanam karena buahnya memiliki nilai ekonomi sekaligus dipercaya memiliki beragam manfaat bagi kesehatan.

Meski tergolong tanaman yang mampu beradaptasi di berbagai kondisi, budidaya delima tetap memerlukan teknik penanaman dan perawatan yang tepat.

Agar dapat tumbuh subur serta menghasilkan buah dengan kualitas terbaik.

Berikut panduan lengkap menanam delima mulai dari pemilihan bibit hingga proses panen.

  1. Syarat Tumbuh Tanaman Delima

Delima merupakan tanaman yang berasal dari wilayah subtropis. Meski demikian, tanaman ini mampu beradaptasi dengan baik di daerah tropis seperti Indonesia.

Tanaman delima dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah, termasuk tanah berkapur maupun tanah yang memiliki tingkat kebasaan cukup tinggi.

Delima juga dikenal cukup tahan terhadap suhu dingin, bahkan mampu bertahan hingga sekitar minus 10 derajat Celsius di habitat asalnya.

Di daerah dengan musim kering yang panjang, tanaman tetap membutuhkan penyiraman secara teratur agar mampu menghasilkan buah secara optimal.

Sementara itu, delima dapat tumbuh baik mulai dataran rendah hingga kawasan berketinggian sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut.

  1. Pilih Bibit dari Stek atau Cangkok

Salah satu kunci keberhasilan budidaya delima adalah memilih bibit yang berkualitas.

Perbanyakan tanaman umumnya dilakukan menggunakan metode stek batang, cangkok, maupun tunas akar.

Cara tersebut lebih disarankan dibandingkan menanam dari biji karena bibit hasil stek atau cangkok memiliki sifat yang sama dengan tanaman induknya.

Bibit hasil cangkok umumnya sudah dapat dipindahkan ke lahan tanam setelah berumur sekitar tiga hingga empat bulan atau ketika sistem perakarannya telah berkembang dengan baik.

  1. Cara Menanam Delima
BACA:  Mengenal Buah Delima, Buah Kaya Antioksidan yang Sudah Dimanfaatkan sebagai Obat Sejak Ratusan Tahun

Sebelum proses penanaman, lahan perlu dipersiapkan terlebih dahulu dengan membuat lubang tanam berukuran sekitar 30 x 30 x 30 sentimeter.

Jarak tanam ideal berkisar antara 5 x 2 meter hingga 5 x 5 meter agar setiap tanaman memperoleh ruang tumbuh yang cukup.

Setiap lubang tanam sebaiknya diberi pupuk kandang sebanyak 5–10 kilogram sebelum bibit dimasukkan.

Pilih bibit yang sehat dengan tinggi sekitar 60–70 sentimeter agar peluang tumbuhnya lebih baik.

Bagi yang memiliki lahan terbatas, delima juga dapat dibudidayakan di dalam pot.

Media tanam dapat berupa campuran tanah, kompos, pasir, sekam padi, atau pupuk kandang dengan komposisi yang seimbang.

Penambahan pupuk NPK, dolomit, serta tepung arang juga dianjurkan untuk meningkatkan kesuburan media tanam.

Setelah bibit ditanam, lakukan penyiraman hingga media tanam cukup lembap agar tanaman lebih cepat beradaptasi.

  1. Perawatan agar Cepat Berbuah

Perawatan menjadi tahap penting untuk menjaga pertumbuhan tanaman tetap optimal.

Penyiraman dilakukan secara rutin, terutama saat musim kemarau.

Selain itu, gulma di sekitar tanaman perlu dibersihkan dan tanah digemburkan setiap satu hingga dua bulan agar akar memperoleh sirkulasi udara yang baik.

Pemupukan lanjutan dapat dilakukan menjelang berakhirnya musim kemarau guna mendukung pertumbuhan bunga dan buah.

Pengendalian hama juga tidak boleh diabaikan. Beberapa hama yang kerap menyerang tanaman delima antara lain kupu-kupu dan ulat penggerek buah.

Penggunaan pestisida sebaiknya dilakukan secara bijaksana setelah dilakukan pemantauan terhadap tingkat serangan.

Pemangkasan cabang samping juga dianjurkan agar tanaman membentuk batang utama yang kuat sekaligus merangsang pertumbuhan tunas produktif.

Di daerah beriklim muson, pembungaan bahkan dapat dirangsang dengan menghentikan penyiraman selama kurang lebih dua bulan.

Setelah pengairan dilakukan kembali, tanaman biasanya mulai berbunga sekitar satu bulan kemudian.

  1. Waktu Panen yang Tepat
BACA:  Jangan Asal Tanam! Ini Kombinasi Tanaman yang Bisa Bikin Cabai Meledak Hasilnya

Buah delima sebaiknya dipanen setelah benar-benar matang agar kualitasnya tetap terjaga.

Salah satu tanda buah siap dipetik adalah bagian pangkal buah mulai berubah menjadi kuning.

Memanen buah yang masih muda akan menghasilkan rasa yang kurang optimal.

Proses panen sebaiknya menggunakan gunting pangkas agar tangkai buah terpotong dengan rapi dan tidak merusak cabang tanaman.

Buah delima yang matang sempurna memiliki daya simpan cukup baik.

Dalam kondisi budidaya yang optimal, satu pohon mampu menghasilkan sekitar 100 hingga 150 buah atau setara dengan 17–25 kilogram buah setiap tahun.

Dengan teknik budidaya yang tepat, mulai dari pemilihan bibit, penanaman, perawatan hingga waktu panen.

Tanaman delima dapat tumbuh produktif dan menghasilkan buah berkualitas yang memiliki nilai jual sekaligus manfaat kesehatan yang tinggi. (kangtop)