Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah 1448 H: Bacaan Lengkap, Arab, Latin, Arti, serta Waktu yang Dianjurkan

Religi2 Dilihat

KONCOdewe.com – Umat Islam akan segera memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Pergantian tahun Hijriah berlangsung pada malam ini, Senin (15/6/2026), setelah matahari terbenam, yang sekaligus menandai berakhirnya tahun 1447 Hijriah dan dimulainya 1 Muharam 1448 H.

Momentum pergantian tahun Islam menjadi saat yang istimewa bagi banyak kaum muslim untuk memperbanyak doa, muhasabah, dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Salah satu amalan yang cukup dikenal di tengah masyarakat adalah membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun Hijriah.

Meski demikian, para ulama memiliki pandangan yang berbeda mengenai amalan tersebut.

Sebagian ulama memperbolehkan bahkan menganjurkan pembacaan doa tersebut dengan berlandaskan dalil-dalil umum tentang anjuran berdoa.

Sementara sebagian lainnya berpandangan bahwa doa akhir dan awal tahun tidak memiliki tuntunan khusus yang berasal langsung dari Rasulullah SAW.

Terlepas dari adanya perbedaan pendapat itu, banyak umat Islam tetap menjadikan doa tersebut sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk menutup tahun dengan istighfar sekaligus menyambut tahun baru dengan harapan dan doa terbaik.

Doa Awal Bulan Muharam yang Diajarkan Rasulullah SAW

Berbeda dengan doa awal tahun yang dikenal di masyarakat, Rasulullah SAW memiliki doa yang dibaca ketika melihat hilal atau bulan sabit sebagai penanda datangnya bulan Hijriah, termasuk ketika memasuki bulan Muharam.

Lafal Arab

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ وَالتَّوْفِيقِ لِمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللَّهُ

Latin

Allāhu akbar. Allāhumma ahillahu ‘alainā bil-amni wal-īmāni was-salāmati wal-islām, wat-taufīqi limā yuḥibbu rabbunā wa yardhā, rabbunā wa rabbukallāh.

Arti

“Allah Maha Besar. Ya Allah, jadikanlah bulan ini membawa keamanan, keimanan, keselamatan, Islam, serta bimbingan agar kami mampu melakukan amal-amal yang Engkau cintai dan ridhai. Tuhan kami dan Tuhanmu adalah Allah.”

BACA:  Bukan Gym! Ternyata Ini ‘Olahraga’ Gratis yang Sudah Kita Lakukan 5 Kali Sehari

Doa tersebut diriwayatkan dalam sejumlah kitab hadis dan menjadi salah satu amalan yang dianjurkan ketika memasuki bulan Hijriah.

Bacaan Doa Akhir Tahun Hijriah

Bagi masyarakat yang mengikuti tradisi membaca doa penutup tahun, doa ini berisi permohonan ampun atas segala dosa yang dilakukan selama setahun, sekaligus harapan agar amal-amal baik diterima oleh Allah SWT.

Lafal Arab

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ… (dibaca hingga selesai sesuai teks doa).

Makna Doa

Secara umum, doa akhir tahun berisi permohonan ampun atas berbagai kesalahan yang telah dilakukan sepanjang tahun, pengakuan atas kelemahan diri.

Serta harapan agar Allah menerima seluruh amal kebaikan dan tetap membuka pintu rahmat serta ampunan bagi hamba-Nya.

Doa Awal Tahun Hijriah

Selain doa penutup tahun, masyarakat muslim juga mengenal doa awal tahun yang dipanjatkan sebagai harapan agar Allah memberikan perlindungan dan keberkahan selama menjalani tahun yang baru.

Lafal Arab

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ…

Latin

Allāhumma antal-abadiyyul-qadīmul-awwalu, wa ‘alā faḍlikal-‘aẓīmi wa karīmi jūdikal-mu’awwal…

Arti Singkat

Doa tersebut berisi permohonan kepada Allah SWT agar diberikan perlindungan dari godaan setan, kekuatan untuk mengendalikan hawa nafsu.

Serta kemampuan menjalani kehidupan yang lebih dekat dengan ridha-Nya sepanjang tahun baru Hijriah.

Kapan Doa Akhir dan Awal Tahun Dibaca?

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama, 1 Muharam 1448 Hijriah jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.

Namun, sebagaimana sistem penanggalan Hijriah, pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam.

Karena itu, malam ini, Senin (15/6/2026), sudah memasuki malam 1 Muharam 1448 H.

Menurut keterangan yang banyak dijadikan pedoman, doa akhir tahun dibaca sebanyak tiga kali setelah salat Ashar pada hari terakhir bulan Dzulhijjah.

BACA:  Malam Takbir Idul Adha 2026: Waktu Istimewa untuk Menghidupkan Hati dengan Zikir dan Takbir

Sementara doa awal tahun dibaca tiga kali setelah salat Maghrib ketika memasuki malam 1 Muharam.

Adapun bagi yang memilih mengamalkan doa awal bulan sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW, doa tersebut dapat dibaca setelah masuk bulan Muharam.

Sebagian ulama berpendapat doa itu dibaca ketika melihat hilal, sementara ulama lain memperbolehkannya meski tidak menyaksikan hilal secara langsung.

Perbedaan pandangan tersebut merupakan bagian dari khazanah keilmuan Islam.

Yang terpenting, pergantian tahun Hijriah dapat dijadikan momentum untuk memperbanyak istighfar, memperbaiki diri.

Kemudian meningkatkan ibadah, dan memohon agar Allah SWT memberikan keberkahan serta kemudahan dalam menjalani tahun yang baru. (kangtop)