Mau Bertanam Blewah? Kenali Dulu Ciri, Jenis, dan Manfaatnya agar Tak Salah Langkah

Hobi55 Dilihat

KONCOdewe.com – Blewah menjadi salah satu buah yang identik dengan cuaca panas dan sering dijumpai sebagai bahan minuman segar, terutama saat bulan Ramadan.

Di balik rasanya yang manis dan menyegarkan, tanaman ini ternyata memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan karena relatif mudah dibudidayakan di berbagai daerah di Indonesia.

Blewah merupakan salah satu varietas dari kelompok melon dengan nama ilmiah Cucumis melo var. cantalupensis L.

Tanaman ini masih satu keluarga dengan melon, semangka, dan labu-labuan yang termasuk dalam famili Cucurbitaceae.

Buahnya umumnya berbentuk bulat hingga lonjong dengan kulit berwarna kuning, jingga, atau kuning kehijauan yang dihiasi bercak-bercak khas.

Mengenal Tanaman Blewah

Indonesia memiliki kondisi iklim yang sangat mendukung pertumbuhan blewah, terutama di wilayah dataran rendah yang mendapatkan sinar matahari melimpah.

Semakin tinggi intensitas cahaya dan suhu udara, umumnya buah blewah yang dihasilkan memiliki rasa lebih manis karena proses pembentukan gula berlangsung lebih optimal.

Selain digemari karena kesegarannya, blewah juga menyimpan berbagai kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh.

Daging buahnya kaya akan serat yang membantu sistem pencernaan, mengandung provitamin A yang baik untuk kesehatan mata.

Serta mineral kalium yang berperan menjaga keseimbangan cairan tubuh dan kesehatan jantung.

Klasifikasi Ilmiah Blewah

Dalam dunia botani, blewah termasuk tanaman berbunga yang berkembang biak menggunakan biji.

Tanaman ini masuk ke dalam kelompok tumbuhan berbiji atau Spermatophyta serta tergolong tanaman dikotil.

Secara ilmiah, blewah diklasifikasikan ke dalam Kingdom Plantae, Subkingdom Tracheobionta, Superdivisi Spermatophyta, Divisi Magnoliophyta.

Kelas Magnoliopsida, Subkelas Dilleniidae, Ordo Violales, Famili Cucurbitaceae, Genus Cucumis, dan Spesies Cucumis melo var. cantalupensis L.

BACA:  Mengenal Buah Delima, Buah Kaya Antioksidan yang Sudah Dimanfaatkan sebagai Obat Sejak Ratusan Tahun

Ciri-Ciri Botani Tanaman Blewah

Tanaman blewah memiliki batang berbentuk bulat, lentur, serta dipenuhi rambut-rambut halus.

Warna batang bervariasi mulai dari hijau muda hingga hijau tua.

Dalam kondisi pertumbuhan yang baik, batang mampu memanjang hingga sekitar 10 meter bahkan lebih.

Sehingga membutuhkan ruang rambat yang cukup agar pertumbuhannya maksimal.

Dari batang utama akan muncul banyak cabang yang menjadi tempat tumbuhnya daun, bunga, hingga bakal buah.

Sifat merambat tersebut membuat tanaman ini sering ditanam menggunakan ajir atau para-para agar buah tidak langsung menyentuh tanah.

Daunnya berbentuk menyerupai segitiga dengan lekukan khas di bagian pangkal.

Permukaan daun bagian atas terasa lebih halus dibandingkan sisi bawahnya.

Warna hijau pada permukaan atas juga tampak lebih pekat sehingga membantu proses fotosintesis berlangsung lebih efektif.

Sementara itu, sistem perakaran blewah berupa akar serabut yang mampu menyebar cukup luas.

Akar berwarna putih kecokelatan hingga cokelat muda dan dapat tumbuh sepanjang beberapa meter mengikuti perkembangan tanaman.

Banyaknya percabangan akar membantu tanaman menyerap air dan unsur hara secara optimal.

Proses Pembungaan Hingga Pembentukan Buah

Blewah mulai memasuki fase berbunga sekitar 18 hingga 22 hari setelah tanam.

Bunganya berbentuk menyerupai lonceng kecil dengan kelopak berwarna hijau muda dan mahkota berwarna kuning cerah.

Bagian putik maupun benang sari juga berwarna kuning, sehingga bunga tampak mencolok di antara rimbunnya daun.

Setelah proses penyerbukan berlangsung dengan baik, bunga akan berkembang menjadi buah.

Blewah umumnya menghasilkan buah berbentuk bulat hingga lonjong dengan ukuran sekitar 15–20 sentimeter dan diameter mencapai 16–20 sentimeter.

Kulit buah biasanya berwarna kuning kehijauan, jingga, atau oranye.

Di bagian dalam terdapat daging buah berwarna kekuningan yang memiliki tekstur lembut dan banyak mengandung air.

BACA:  Cara Menanam Pohon Ceremai agar Cepat Berbuah, Mudah Dirawat dan Cocok Dijadikan Tanaman Pekarangan

Rongga tengah buah dipenuhi serat halus yang membungkus puluhan hingga ratusan biji pipih berwarna putih kotor.

Beragam Jenis Blewah

Blewah memiliki sejumlah varietas yang dibudidayakan di berbagai daerah dengan karakteristik yang sedikit berbeda, baik dari segi ukuran, rasa, maupun bentuk buahnya.

Beberapa jenis yang cukup dikenal antara lain Ambroisa, Bushwopper, Minnesota, Oval Chaca, serta Blewah Manis.

Setiap varietas memiliki keunggulan tersendiri.

Ada yang menghasilkan buah berukuran lebih besar, ada pula yang dikenal memiliki tingkat kemanisan lebih tinggi atau masa panen yang lebih singkat.

Pemilihan varietas biasanya disesuaikan dengan kondisi lahan, iklim setempat, dan kebutuhan pasar.

Dengan teknik budidaya yang tepat serta pemeliharaan yang baik, tanaman blewah mampu memberikan hasil panen yang melimpah.

Tidak heran jika buah yang menyegarkan ini semakin banyak dibudidayakan sebagai salah satu komoditas hortikultura bernilai ekonomi di berbagai wilayah Indonesia. (kangtop)