Harga Bawang Merah Hari Ini 17 Oktober 2026 Naik, Berapa Harganya per Kilogram?

Kombis161 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga bawang merah ukuran sedang mengalami kenaikan pada Sabtu (17/10/2026).

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, harga bawang merah naik Rp100 atau 0,27 persen menjadi Rp37.150 per kilogram.

Kenaikan tersebut terjadi di tengah pergerakan harga sejumlah komoditas pangan yang bervariasi.

Sementara harga bawang merah meningkat, bawang putih justru mengalami penurunan sehingga perubahan harga kedua bumbu dapur ini bergerak berlawanan.

Harga Bawang Merah Naik Menjadi Rp37.150 per Kg

Data PIHPS Bank Indonesia mencatat harga bawang merah ukuran sedang mencapai Rp37.150 per kilogram.

Dibandingkan periode sebelumnya, harga tersebut meningkat Rp100 atau sekitar 0,27 persen.

Bawang merah merupakan salah satu bahan pokok yang banyak digunakan untuk memasak berbagai hidangan.

Karena itu, perubahan harganya menjadi perhatian masyarakat, terutama rumah tangga dan pelaku usaha kuliner yang mengandalkan komoditas tersebut sebagai bahan baku.

Di sisi lain, harga bawang putih ukuran sedang turun Rp300 atau 0,77 persen menjadi Rp38.500 per kilogram.

Berdasarkan data tersebut, harga bawang putih masih lebih tinggi Rp1.350 per kilogram dibandingkan bawang merah.

Harga Cabai Masih Mengalami Kenaikan

Selain bawang merah, sejumlah komoditas cabai juga mencatat kenaikan harga. Cabai merah besar naik Rp4.300 atau 6,06 persen menjadi Rp75.250 per kilogram.

Harga cabai merah keriting meningkat Rp3.200 atau 3,8 persen menjadi Rp87.500 per kilogram.

Sementara itu, cabai rawit hijau naik Rp2.900 atau 3,77 persen menjadi Rp79.750 per kilogram.

Cabai rawit merah juga mengalami kenaikan Rp350 atau 0,34 persen sehingga mencapai Rp103.800 per kilogram.

Dari keempat jenis cabai tersebut, cabai rawit merah memiliki harga tertinggi.

BACA:  Mau Belanja? Cek Dulu Harga Cabai, Beras, Telur hingga Minyak Goreng Terbaru

Harga Beras Mayoritas Stabil

Untuk komoditas beras, sebagian besar jenis masih bertahan pada harga sebelumnya.

Beras kualitas bawah I dijual Rp14.900 per kilogram, sedangkan beras bawah II berada di Rp14.750 per kilogram.

Beras kualitas medium I tetap Rp16.650 per kilogram.

Beras super I atau setara premium bertahan di Rp17.950 per kilogram, sementara beras super II berada di Rp17.400 per kilogram.

Adapun beras medium II mengalami kenaikan Rp50 atau 0,30 persen menjadi Rp16.450 per kilogram.

Harga Daging Ayam dan Sapi Turun

Perubahan harga juga terlihat pada komoditas daging. Harga daging ayam ras segar turun Rp550 atau 1,33 persen menjadi Rp40.800 per kilogram.

Harga daging sapi kualitas I berkurang Rp200 atau 0,13 persen menjadi Rp152.450 per kilogram.

Sementara itu, daging sapi kualitas II turun Rp550 atau 0,38 persen menjadi Rp143.450 per kilogram.

Pergerakan Harga Minyak Goreng, Telur, dan Gula

Harga minyak goreng curah naik Rp50 atau 0,25 persen menjadi Rp20.350 per kilogram.

Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek 1 turun Rp50 atau 0,20 persen menjadi Rp24.350 per kilogram.

Minyak goreng kemasan bermerek 2 masih stabil di Rp23.600 per kilogram. Begitu pula harga telur ayam ras segar yang bertahan di Rp29.700 per kilogram.

Sementara itu, gula pasir kualitas premium naik Rp50 atau 0,24 persen menjadi Rp20.550 per kilogram.

Harga gula pasir lokal juga meningkat Rp50 atau 0,26 persen menjadi Rp19.300 per kilogram.

Pantau Harga Bawang Merah dan Kebutuhan Pokok

Perkembangan harga pangan pada Sabtu (17/10/2026) menunjukkan bahwa tidak semua komoditas bergerak dengan arah yang sama.

Harga bawang merah naik tipis menjadi Rp37.150 per kilogram, sedangkan harga bawang putih turun menjadi Rp38.500 per kilogram.

BACA:  Harga Cabai Merah Keriting 6 Agustus 2026 Rp50.450 per Kg, Berikut Update Harga Sembako

Masyarakat dapat menggunakan data PIHPS Bank Indonesia sebagai salah satu referensi untuk memantau perkembangan harga bahan pangan.

Namun, harga di pasar setempat dapat berbeda sesuai lokasi, kualitas komoditas, dan kondisi perdagangan. (kangtop)