KONCOdewe.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina pada Senin (19/10/2026) menjadi perhatian masyarakat, terutama pengguna kendaraan yang ingin memperkirakan pengeluaran untuk kebutuhan transportasi.
Pada Oktober 2026, harga BBM nonsubsidi dalam daftar yang dirujuk masih mengikuti penyesuaian yang berlaku sejak 2 September 2026.
Harga BBM Pertamina berbeda-beda di sejumlah wilayah Indonesia.
Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh ketentuan harga regional, termasuk pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) yang berlaku di masing-masing daerah.
Untuk wilayah DKI Jakarta dan sejumlah daerah di Pulau Jawa, harga Pertamax tercatat Rp15.950 per liter.
Sementara itu, Pertamax Turbo dijual Rp19.600 per liter dan Pertamax Green 95 sebesar Rp19.150 per liter.
Adapun produk diesel nonsubsidi juga berada pada harga yang relatif tinggi.
Dexlite dipasarkan Rp23.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex mencapai Rp25.200 per liter untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya.
Di sisi lain, harga BBM bersubsidi masih tercantum sebesar Rp10.000 per liter untuk Pertalite dan Rp6.800 per liter untuk Biosolar.
Kedua produk tersebut menjadi pilihan bagi masyarakat yang memenuhi ketentuan penggunaannya.
Harga BBM Nonsubsidi Mengikuti Penyesuaian Sebelumnya
Penetapan harga BBM nonsubsidi mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk kondisi pasar dan kebijakan perusahaan.
Karena itu, harga di satu wilayah dapat berbeda dari wilayah lainnya.
Berdasarkan daftar harga yang menjadi acuan, Pertamax Turbo sebelumnya tercatat Rp18.300 per liter sebelum naik menjadi Rp19.600 per liter di wilayah dengan PBBKB 5 persen.
Pertamax Green 95 juga meningkat dari Rp16.600 menjadi Rp19.150 per liter.
Kenaikan turut terjadi pada produk diesel nonsubsidi. Harga Dexlite berubah dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex naik dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter.
Sementara itu, Pertamax tetap tercantum Rp15.950 per liter untuk wilayah DKI Jakarta dan sejumlah daerah di Pulau Jawa.
Harga Pertalite dan Biosolar juga masih berada pada angka masing-masing Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.
Masyarakat perlu memperhatikan wilayah tempat membeli BBM karena harga produk yang sama belum tentu seragam di seluruh Indonesia.
Daftar Harga BBM Pertamina Senin, 19 Oktober 2026
Berikut rincian harga BBM Pertamina berdasarkan wilayah yang tercantum dalam daftar harga. Seluruh angka merupakan harga per liter.
- Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung
- Pertalite: Rp10.000
- Biosolar: Rp6.800
- Pertamax: Rp16.300
- Pertamax Turbo: Rp20.000
- Dexlite: Rp24.200
- Pertamina Dex: Rp25.750
- Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau
- Pertalite: Rp10.000
- Biosolar: Rp6.800
- Pertamax: Rp16.650
- Pertamax Turbo: Rp20.450
- Dexlite: Rp24.750
- Pertamina Dex: Rp26.300
- FTZ Sabang
- Pertalite: Rp10.000
- Biosolar: Rp6.800
- Pertamax: Rp14.950
- Dexlite: Rp22.150
- FTZ Batam
- Pertalite: Rp10.000
- Biosolar: Rp6.800
- Pertamax: Rp15.150
- Pertamax Turbo: Rp18.550
- Dexlite: Rp22.500
- Pertamina Dex: Rp23.950
- DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur
- Pertalite: Rp10.000
- Biosolar: Rp6.800
- Pertamax: Rp15.950
- Pertamax Turbo: Rp19.600
- Pertamax Green 95: Rp19.150
- Dexlite: Rp23.700
- Pertamina Dex: Rp25.200
- Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur
- Pertalite: Rp10.000
- Biosolar: Rp6.800
- Pertamax: Rp15.950
- Pertamax Turbo: Rp19.600
- Dexlite: Rp23.700
- Pertamina Dex: Rp25.200
- Biosolar nonsubsidi: Rp23.600 per liter, khusus Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur
- Pertalite: Rp10.000
- Biosolar: Rp6.800
- Pertamax: Rp16.300
- Pertamax Turbo: Rp20.000
- Dexlite: Rp24.200
- Pertamina Dex: Rp25.750
- Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara
- Pertalite: Rp10.000
- Biosolar: Rp6.800
- Pertamax: Rp16.650
- Pertamax Turbo: Rp20.450
- Dexlite: Rp24.750
- Pertamina Dex: Rp26.300
- Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat
- Pertalite: Rp10.000
- Biosolar: Rp6.800
- Pertamax: Rp16.300
- Pertamax Turbo: Rp20.000
- Dexlite: Rp24.200
- Pertamina Dex: Rp25.750
- Maluku dan Maluku Utara
- Pertalite: Rp10.000
- Biosolar: Rp6.800
- Pertamax: Rp16.300
- Dexlite: Rp24.200
- Papua
- Pertalite: Rp10.000
- Biosolar: Rp6.800
- Pertamax: Rp16.300
- Pertamax Turbo: Rp20.000
- Dexlite: Rp24.200
- Papua Barat dan Papua Barat Daya
- Pertalite: Rp10.000
- Biosolar: Rp6.800
- Pertamax: Rp16.300
- Dexlite: Rp24.200
- Pertamina Dex: Rp25.750
- Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan
- Pertalite: Rp10.000
- Biosolar: Rp6.800
- Pertamax: Rp16.300
- Dexlite: Rp24.200
Perhatikan Harga Sesuai Wilayah
Perbedaan harga BBM di berbagai daerah membuat masyarakat sebaiknya memeriksa informasi sesuai lokasi pengisian.
Harga di wilayah tertentu, termasuk kawasan perdagangan bebas seperti Sabang dan Batam, dapat berbeda dari harga yang berlaku di daerah lain.
Pengguna kendaraan juga perlu membedakan BBM bersubsidi dan nonsubsidi serta memperhatikan ketentuan penggunaannya.
Dengan mengetahui harga sebelum mengisi bahan bakar, masyarakat dapat merencanakan pengeluaran transportasi dengan lebih baik.
Daftar tersebut dapat menjadi acuan awal untuk melihat harga BBM Pertamina pada Senin, 19 Oktober 2026.
Untuk memastikan harga yang berlaku di SPBU setempat, masyarakat sebaiknya tetap memeriksa informasi resmi Pertamina karena harga dan ketentuan dapat berubah sesuai kebijakan yang berlaku. (kangtop)












