Rupiah Kembali Tertekan, Senin 21 September 2026 Dibuka Rp17.791 per Dolar AS

Kombis49 Dilihat

KONCOdewe.com – Nilai tukar rupiah kembali berada dalam tekanan pada awal perdagangan pekan ini.

Mata uang Indonesia tercatat melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan pasar Senin, 21 September 2026.

Mengacu pada data Bloomberg, rupiah dibuka di posisi Rp17.791 per dolar AS.

Level tersebut menunjukkan pelemahan sebesar 33 poin atau sekitar 0,12 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di angka Rp17.731 per dolar AS.

Sejumlah Mata Uang Asia Menguat

Pergerakan rupiah tersebut terjadi ketika sebagian besar mata uang Asia justru bergerak menguat terhadap dolar AS pada awal perdagangan.

Dolar Taiwan mencatat penguatan paling besar dengan kenaikan sekitar 0,31 persen. Berikutnya, won Korea Selatan menguat 0,25 persen.

Penguatan juga terjadi pada sejumlah mata uang regional lainnya. Baht Thailand naik 0,12 persen, sedangkan ringgit Malaysia menguat 0,11 persen.

Sementara itu, yen Jepang tercatat menguat 0,08 persen.

Data yang disampaikan juga mencatat dolar Singapura mengalami penguatan, meski angka yang tercantum dalam data sumber perlu dicermati kembali karena tertulis 09,05 persen.

Ada Mata Uang Asia yang Melemah

Tidak semua mata uang Asia bergerak positif terhadap dolar AS. Peso Filipina tercatat melemah sekitar 0,04 persen, sedangkan dolar Hong Kong turun 0,003 persen.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pasar valuta asing Asia pada awal pekan bergerak beragam.

Rupiah sendiri tercatat berada di posisi Rp17.791 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin, 21 September 2026. (kangtop)