Harga Minyak Goreng Curah Turun Jadi Rp 20.350, Kemasan Bermerek Ikut Melemah

Kombis49 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga minyak goreng di pasar eceran nasional menunjukkan penurunan pada Kamis, 5 November 2026.

Baik minyak goreng curah maupun produk kemasan bermerek tercatat mengalami koreksi harga berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia (BI).

Data yang diperbarui pada Kamis (5/11/2026) pukul 19.25 WIB mencatat harga minyak goreng curah berada di angka Rp 20.350 per kilogram.

Nilai tersebut turun Rp 50 atau sekitar 0,25 persen dibandingkan pencatatan sebelumnya.

Penurunan juga terjadi pada minyak goreng kemasan bermerek. Untuk kategori bermerek 1, harga rata-rata tercatat Rp 24.400 per kilogram, setelah berkurang Rp 50 atau 0,2 persen.

Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek 2 dijual dengan harga Rp 23.600 per kilogram.

Angka tersebut mengalami penurunan Rp 100 atau sekitar 0,42 persen.

Dengan demikian, seluruh jenis minyak goreng yang tercatat dalam data PIHPS mengalami penurunan harga.

Meski koreksinya relatif terbatas, perubahan ini menjadi informasi penting bagi masyarakat dalam memantau pengeluaran kebutuhan dapur sehari-hari.

Di luar komoditas minyak goreng, sejumlah bahan pangan lainnya juga mengalami perubahan harga.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai merah keriting yang mencapai Rp 88.900 per kilogram, naik Rp 5.150 atau 6,15 persen.

Bawang merah ukuran sedang turut naik Rp 550 menjadi Rp 37.550 per kilogram.

Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang turun Rp 400 menjadi Rp 38.150 per kilogram.

Pada kelompok beras, harga beras bawah I naik Rp 50 menjadi Rp 15.000 per kilogram, sedangkan beras bawah II meningkat Rp 50 menjadi Rp 14.850 per kilogram.

BACA:  Harga Gula Pasir Premium Hari Ini 27 Juli 2026 Tembus Rp23.000 per Kg, Simak Daftar Lengkap Harga Pangan Terbaru

Beras medium I masih bertahan di Rp 16.700 per kilogram, sementara medium II naik menjadi Rp 16.550 per kilogram.

Adapun beras super I turun Rp 150 menjadi Rp 17.900 per kilogram dan beras super II berkurang Rp 50 menjadi Rp 17.450 per kilogram.

Untuk komoditas cabai, harga cabai merah besar turun Rp 1.150 menjadi Rp 71.200 per kilogram.

Cabai rawit hijau juga turun Rp 2.000 menjadi Rp 77.400 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah berkurang Rp 1.000 menjadi Rp 97.050 per kilogram.

Pada kelompok daging, harga ayam ras segar turun Rp 450 menjadi Rp 38.800 per kilogram.

Daging sapi kualitas 1 dan kualitas 2 masing-masing mengalami penurunan Rp 750, sehingga berada di angka Rp 152.600 dan Rp 143.450 per kilogram.

Harga gula pasir premium masih stabil di Rp 20.650 per kilogram. Sementara itu, gula pasir lokal turun Rp 50 menjadi Rp 19.500 per kilogram.

Adapun telur ayam ras segar tidak mengalami perubahan harga dan masih berada di angka Rp 29.400 per kilogram.

Pergerakan tersebut memperlihatkan harga kebutuhan pangan nasional masih mengalami perubahan yang beragam.

Khusus minyak goreng, penurunan terjadi pada seluruh kategori, mulai dari curah hingga kemasan bermerek 1 dan 2. (kangtop)