Harga Pangan Terbaru 29 Agustus 2026: Cabai Naik, Bawang dan Minyak Goreng Bagaimana?

Kombis61 Dilihat

KONCOdewe.com – Perubahan harga sejumlah bahan pangan kembali terjadi menjelang akhir pekan.

Pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIB, beberapa komoditas kebutuhan masyarakat tercatat mengalami kenaikan.

Cabai, daging ayam, hingga telur ayam menjadi bagian dari bahan pangan yang harganya bergerak naik.

Di sisi lain, tidak semua komoditas mengalami peningkatan. Harga bawang merah, bawang putih, serta gula pasir kualitas premium justru mengalami penurunan.

Sementara sejumlah jenis beras dan minyak goreng relatif tidak banyak berubah.

Data tersebut mengacu pada perkembangan harga rata-rata nasional yang tercatat dalam Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia (BI) per 28 Agustus 2026.

Harga Cabai Kembali Naik

Kelompok cabai menjadi salah satu komoditas yang mencatat kenaikan cukup tinggi. Cabai rawit merah mengalami peningkatan sebesar 8,72 persen atau Rp6.100.

Dengan perubahan tersebut, harga rata-ratanya mencapai Rp76.050 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit hijau. Komoditas ini naik 5,08 persen atau Rp2.900, sehingga harga rata-ratanya menjadi Rp59.950 per kilogram.

Selanjutnya, cabai merah keriting naik 3,8 persen atau Rp1.950 menjadi Rp53.250 per kilogram.

Sedangkan cabai merah besar meningkat 3,35 persen atau Rp1.650, dengan harga terbaru mencapai Rp50.900 per kilogram.

Kenaikan harga cabai tersebut tentu menjadi perhatian masyarakat, khususnya rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner yang menggunakan cabai sebagai salah satu bahan utama.

Bawang Merah dan Bawang Putih Malah Turun

Berbanding terbalik dengan cabai, harga bawang justru bergerak turun.

Bawang merah ukuran sedang mengalami penurunan 1,03 persen atau Rp400, sehingga harga rata-ratanya menjadi Rp38.450 per kilogram.

BACA:  Cara Alami Mengecilkan Perut Buncit, Tak Perlu Asal Pilih Suplemen atau Obat Pelangsing

Sementara itu, bawang putih ukuran sedang turun 0,75 persen atau Rp300 dan kini berada di level Rp39.850 per kilogram.

Perubahan juga terjadi pada komoditas gula. Gula pasir kualitas premium turun tipis 0,25 persen atau Rp50 menjadi Rp20.300 per kilogram.

Namun, gula pasir lokal justru mengalami kenaikan kecil sebesar 0,26 persen atau Rp50, sehingga harganya menjadi Rp19.050 per kilogram.

Harga Beras Bergerak Tipis

Untuk kelompok beras, perubahan harga cenderung kecil.

Beras kualitas bawah I naik Rp50 atau 0,34 persen menjadi Rp14.850 per kilogram. Sedangkan beras kualitas bawah II masih bertahan pada Rp14.650 per kilogram.

Pada kategori medium, beras kualitas medium I mengalami kenaikan tipis 0,3 persen atau Rp50 menjadi Rp16.550 per kilogram.

Sementara beras kualitas medium II tetap berada di angka Rp16.300 per kilogram.

Kemudian, beras kualitas super I naik 0,28 persen atau Rp50 menjadi Rp17.800 per kilogram.

Adapun beras kualitas super II tidak mengalami perubahan dan masih dibanderol Rp17.250 per kilogram.

Daging Ayam dan Telur Ikut Naik

Kenaikan harga juga terlihat pada sejumlah komoditas protein hewani.

Daging ayam ras segar naik 1,31 persen atau Rp550, sehingga harga rata-ratanya kini mencapai Rp42.550 per kilogram.

Harga daging sapi kualitas 1 juga mengalami peningkatan sebesar 0,26 persen atau Rp400 menjadi Rp151.850 per kilogram.

Sementara daging sapi kualitas 2 naik tipis 0,07 persen atau Rp100 menjadi Rp142.600 per kilogram.

Untuk telur ayam ras segar, harga rata-ratanya meningkat 0,85 persen atau Rp250, sehingga kini berada di level Rp29.500 per kilogram.

Minyak Goreng Masih Bertahan

Di tengah perubahan harga berbagai komoditas, minyak goreng menjadi salah satu kebutuhan pokok yang masih relatif stabil.

BACA:  Bikin Penasaran, Ini Perbandingan Harga Cabai Rawit Merah, Rawit Hijau, dan Cabai Merah per 16 Oktober 2026

Minyak goreng curah tetap berada di harga Rp20.450 per kilogram. Sementara minyak goreng kemasan bermerek 1 masih dibanderol Rp24.300 per kilogram.

Adapun minyak goreng kemasan bermerek 2 juga tidak mengalami perubahan dan tetap berada di angka Rp23.500 per kilogram.

Secara keseluruhan, pergerakan harga pangan pada periode tersebut menunjukkan adanya kenaikan cukup terasa pada kelompok cabai, terutama cabai rawit merah yang sudah mencapai Rp76.050 per kilogram.

Sementara itu, harga bawang mengalami penurunan dan minyak goreng masih mampu bertahan di level sebelumnya. (kangtop)