KONCOdewe.com – Harga pangan nasional pada akhir pekan, Sabtu (15/8/2026), kembali menunjukkan pergerakan yang beragam.
Berdasarkan pantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia (BI), sejumlah bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan, sementara sebagian lainnya justru mencatat penurunan.
Salah satu komoditas yang mengalami penurunan adalah telur ayam ras.
Kondisi ini menjadi kabar cukup baik bagi masyarakat di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas pangan lainnya.
Harga Telur Ayam Ras Turun
Data PIHPS yang dipantau pada pukul 09.15 WIB menunjukkan harga rata-rata telur ayam ras berada di level Rp29.400 per kilogram.
Harga tersebut turun Rp50 atau sekitar 0,17 persen dibandingkan posisi sebelumnya.
Meski penurunannya tipis, perubahan harga telur tetap menjadi perhatian karena komoditas ini merupakan salah satu kebutuhan pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat.
Pergerakan harga telur tersebut berbanding terbalik dengan daging ayam ras segar.
Harga daging ayam justru naik Rp1.300 atau 3,25 persen menjadi Rp41.350 per kilogram.
Harga Cabai Rawit Merah Melonjak
Sementara itu, kelompok hortikultura justru diwarnai kenaikan harga.
Cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas dengan kenaikan paling mencolok, yakni mencapai Rp62.650 per kilogram.
Harga tersebut naik Rp3.000 atau 5,03 persen dibandingkan sebelumnya.
Cabai rawit hijau juga mengalami kenaikan Rp2.750 atau 5,23 persen menjadi Rp55.350 per kilogram.
Cabai merah keriting naik tipis Rp50 atau 0,10 persen menjadi Rp50.450 per kilogram.
Sebaliknya, cabai merah besar turun Rp800 atau 1,60 persen menjadi Rp49.100 per kilogram.
Daging Sapi Ikut Mengalami Penurunan
Selain telur ayam ras, harga daging sapi juga bergerak turun. Daging sapi kualitas 1 tercatat Rp151.450 per kilogram, setelah berkurang Rp300 atau 0,20 persen.
Daging sapi kualitas 2 juga turun Rp150 atau 0,10 persen menjadi Rp142.900 per kilogram.
Pergerakan berbeda terlihat pada komoditas bawang.
Bawang merah ukuran sedang turun Rp100 menjadi Rp39.450 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang turun Rp550 menjadi Rp40.500 per kilogram.
Harga Gula, Beras, dan Minyak Goreng
Untuk gula pasir, harga premium naik Rp50 atau 0,25 persen menjadi Rp20.350 per kilogram.
Sementara gula pasir lokal turun Rp100 atau 0,52 persen menjadi Rp19.050 per kilogram.
Harga beras medium I naik Rp50 menjadi Rp16.500 per kilogram, sedangkan beras medium II juga naik Rp50 menjadi Rp16.300 per kilogram.
Harga beras bawah I masih berada di Rp14.800 per kilogram, beras bawah II Rp14.600 per kilogram, dan beras super I Rp17.750 per kilogram.
Di sektor minyak goreng, harga minyak goreng curah turun Rp100 menjadi Rp20.350 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerk 1 juga turun Rp150 menjadi Rp24.300 per kilogram.
Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerk 2 naik Rp50 atau 0,21 persen menjadi Rp23.550 per kilogram.
Secara keseluruhan, harga pangan nasional pada Sabtu pagi bergerak tidak seragam.
Harga telur ayam ras yang turun menjadi Rp29.400 per kilogram menjadi salah satu komoditas yang patut diperhatikan masyarakat, terutama di tengah kenaikan harga sejumlah bahan pangan lainnya. (kangtop)












