KONCOdewe.com – Harga telur ayam ras segar di tingkat pedagang eceran secara nasional tercatat Rp29.500 per kilogram pada Jumat (16/10/2026).
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, angka tersebut merupakan harga rata-rata nasional yang diperbarui pada pukul 21.01 WIB.
Harga telur ayam ras menjadi salah satu informasi yang dapat diperhatikan masyarakat ketika menyusun anggaran belanja kebutuhan pokok.
Telur sering digunakan sebagai bahan makanan sehari-hari karena mudah diolah menjadi beragam menu untuk keluarga.
Data PIHPS Nasional tersebut dapat dijadikan acuan untuk memantau harga telur di tingkat eceran.
Namun, harga yang ditemui konsumen di pasar tradisional maupun toko bahan pangan bisa berbeda, bergantung pada lokasi, kondisi pasokan, dan waktu transaksi.
Daftar Harga Telur Ayam Ras 16 Oktober 2026
Mengacu pada data PIHPS Nasional per Jumat (16/10/2026), berikut harga telur ayam ras segar:
- Telur ayam ras segar: Rp29.500 per kilogram
Harga tersebut merupakan rata-rata nasional, sehingga tidak otomatis menjadi harga yang berlaku di semua pasar.
Konsumen sebaiknya memeriksa harga di pedagang setempat sebelum membeli.
Perbandingan dengan Komoditas Pangan Lain
Selain telur ayam ras, PIHPS Nasional juga mencatat harga sejumlah kebutuhan pokok lainnya.
Daging ayam ras segar berada di level Rp40.900 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas I mencapai Rp151.650 per kilogram dan kualitas II Rp143.400 per kilogram.
Untuk komoditas beras, harga beras kualitas bawah II tercatat Rp14.650 per kilogram.
Sementara itu, beras medium I dijual Rp16.550 per kilogram dan beras super I mencapai Rp17.900 per kilogram.
Perbandingan tersebut memberikan gambaran harga beberapa bahan pangan yang dapat menjadi pertimbangan masyarakat saat mengatur belanja rumah tangga.
Pantau Harga Pangan Sebelum Berbelanja
Informasi PIHPS Nasional yang dikelola Bank Indonesia membantu masyarakat memantau harga berbagai komoditas pangan di tingkat pedagang eceran.
Selain telur, data tersebut mencakup beras, daging, bawang, cabai, gula pasir, dan minyak goreng.
Masyarakat dapat menggunakan data ini sebagai referensi awal sebelum berbelanja.
Untuk memperoleh gambaran harga yang lebih sesuai dengan kondisi setempat, bandingkan harga dari beberapa pedagang atau pasar di wilayah masing-masing. (kangtop)












