KONCOdewe.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina pada Selasa (20/10/2026) masih mengacu pada ketentuan yang berlaku sejak penyesuaian terakhir pada September 2026.
Tarif BBM berbeda di sejumlah wilayah karena dipengaruhi oleh ketentuan harga dan lokasi distribusi.
Penyesuaian harga BBM, khususnya produk nonsubsidi, dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia serta sejumlah faktor lain sesuai kebijakan yang berlaku.
Pengumuman perubahan harga umumnya dilakukan pada awal bulan, tetapi hingga Selasa pagi, belum ada penyesuaian baru untuk periode Oktober 2026.
Harga BBM Pertamina di Jawa Tengah
Bagi konsumen di Jawa Tengah, harga Pertamax tercatat Rp15.950 per liter.
Sementara itu, Pertamax Green 95 dijual Rp19.150 per liter dan Pertamax Turbo dibanderol Rp19.600 per liter.
Untuk produk diesel, Pertamina Dex dipatok Rp25.200 per liter, sedangkan Dexlite dijual Rp23.700 per liter.
Adapun BBM bersubsidi tetap berada pada harga Rp10.000 per liter untuk Pertalite dan Rp6.800 per liter untuk Biosolar.
Harga di Jawa Tengah tersebut juga berlaku di sejumlah wilayah lain, termasuk DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur berdasarkan daftar yang menjadi acuan.
Harga BBM Pertamina Berbeda di Sejumlah Wilayah
Di luar Jawa, harga beberapa produk BBM nonsubsidi tercatat lebih tinggi.
Di Aceh dan Sumatera Utara, misalnya, Pertamax dijual Rp16.300 per liter, Pertamax Turbo Rp20.000 per liter, Pertamina Dex Rp25.750 per liter, dan Dexlite Rp24.200 per liter.
Sementara itu, di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Pertamax mencapai Rp16.650 per liter.
Pertamax Turbo dibanderol Rp20.450 per liter, Pertamina Dex Rp26.300 per liter, dan Dexlite Rp24.750 per liter.
Harga khusus berlaku di kawasan perdagangan bebas Batam dan Sabang.
Di Batam, Pertamax dijual Rp15.150 per liter, Pertamax Turbo Rp18.550 per liter, Pertamina Dex Rp23.950 per liter, dan Dexlite Rp22.500 per liter.
Adapun di Sabang, Pertamax dibanderol Rp14.950 per liter dan Dexlite Rp22.150 per liter.
Di sejumlah provinsi Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, harga Pertamax umumnya berada di level Rp16.300 per liter.
Namun, terdapat wilayah tertentu yang menerapkan tarif berbeda, seperti Kalimantan Utara, dengan Pertamax Rp16.650 per liter dan Pertamax Turbo Rp20.450 per liter.
Daftar Harga BBM Pertamina 20 Oktober 2026 Menurut Wilayah
Berikut rangkuman harga BBM Pertamina berdasarkan daftar yang diberikan untuk 20 Oktober 2026. Seluruh harga dinyatakan per liter.
| Wilayah | Pertamax | Pertamax Turbo | Pertamina Dex | Dexlite |
| Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung | Rp16.300 | Rp20.000 | Rp25.750 | Rp24.200 |
| Sabang (FTZ) | Rp14.950 | — | — | Rp22.150 |
| Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau | Rp16.650 | Rp20.450 | Rp26.300 | Rp24.750 |
| Batam (FTZ) | Rp15.150 | Rp18.550 | Rp23.950 | Rp22.500 |
| DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur | Rp15.950 | Rp19.600 | Rp25.200 | Rp23.700 |
| Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur | Rp15.950 | Rp19.600 | Rp25.200 | Rp23.700 |
| Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur | Rp16.300 | Rp20.000 | Rp25.750 | Rp24.200 |
| Kalimantan Utara | Rp16.650 | Rp20.450 | Rp26.300 | Rp24.750 |
| Sebagian besar wilayah Sulawesi | Rp16.300 | Rp20.000 | Rp25.750 | Rp24.200 |
| Maluku dan Maluku Utara | Rp16.300 | — | — | Rp24.200 |
| Papua | Rp16.300 | Rp20.000 | — | Rp24.200 |
| Papua Barat dan Papua Barat Daya | Rp16.300 | — | Rp25.750 | Rp24.200 |
| Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah | Rp16.300 | — | — | Rp24.200 |
Keterangan: Tanda “—” berarti harga produk tersebut tidak tercantum dalam data wilayah yang diberikan, bukan berarti produknya pasti tidak tersedia.
Harga BBM Subsidi Tetap Sama
Di seluruh wilayah yang tercantum dalam daftar, Pertalite dipatok Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.
Harga kedua jenis BBM tersebut tidak berubah dalam periode ini.
Pertamina sebelumnya menyatakan bahwa harga BBM subsidi tidak akan dinaikkan hingga akhir 2026 sesuai arahan pemerintah.
Untuk BBM nonsubsidi, perusahaan menyampaikan bahwa penetapan harga mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat.
Konsumen disarankan memeriksa informasi resmi Pertamina Patra Niaga sebelum mengisi bahan bakar, terutama jika berada di wilayah dengan tarif khusus.
Dengan begitu, pengendara dapat mengetahui harga yang berlaku di daerah masing-masing dan menyiapkan anggaran bahan bakar dengan lebih tepat. (kangtop)











