KONCOdewe.com – Harga pangan nasional pada Sabtu (15/8/2026) menunjukkan pergerakan yang cukup beragam.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia (BI) yang dipantau pukul 09.15 WIB, sejumlah komoditas mengalami kenaikan, sementara sebagian lainnya justru turun.
Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan adalah cabai merah keriting.
Harga rata-rata nasional komoditas tersebut kini mencapai Rp50.450 per kilogram, naik Rp50 atau sekitar 0,10 persen dibandingkan harga sebelumnya.
Harga Cabai Merah Keriting Tembus Rp50.450
Kenaikan harga cabai merah keriting memang relatif tipis. Namun, komoditas ini tetap menjadi perhatian di tengah pergerakan harga cabai yang berbeda-beda pada Sabtu pagi.
Harga cabai rawit merah tercatat paling tinggi di antara jenis cabai yang dipantau, yakni mencapai Rp62.650 per kilogram, setelah naik Rp3.000 atau 5,03 persen.
Sementara itu, cabai rawit hijau juga mengalami kenaikan cukup besar. Harganya berada di level Rp55.350 per kilogram, meningkat Rp2.750 atau 5,23 persen.
Berbeda dengan kedua jenis cabai tersebut, harga cabai merah besar justru mengalami penurunan Rp800 atau 1,60 persen menjadi Rp49.100 per kilogram.
Harga Daging Sapi dan Ayam Bergerak Berlawanan
Pada kelompok protein hewani, harga daging sapi tercatat mengalami penurunan.
Daging sapi kualitas 1 turun Rp300 atau 0,20 persen menjadi Rp151.450 per kilogram.
Daging sapi kualitas 2 juga turun Rp150 atau 0,10 persen sehingga berada di angka Rp142.900 per kilogram.
Sebaliknya, harga daging ayam ras segar naik Rp1.300 atau 3,25 persen menjadi Rp41.350 per kilogram.
Harga telur ayam ras justru turun Rp50 atau 0,17 persen menjadi Rp29.400 per kilogram.
Harga Bawang dan Gula Ikut Berfluktuasi
Perubahan harga juga terjadi pada komoditas bumbu dapur. Bawang merah ukuran sedang turun Rp100 atau 0,25 persen menjadi Rp39.450 per kilogram.
Bawang putih ukuran sedang mengalami penurunan lebih besar, yakni Rp550 atau 1,34 persen menjadi Rp40.500 per kilogram.
Untuk gula pasir, harga premium justru naik Rp50 atau 0,25 persen menjadi Rp20.350 per kilogram.
Sementara gula pasir lokal turun Rp100 atau 0,52 persen menjadi Rp19.050 per kilogram.
Beras dan Minyak Goreng Tak Seragam
Harga beras medium I mengalami kenaikan Rp50 menjadi Rp16.500 per kilogram, sedangkan beras medium II juga naik Rp50 menjadi Rp16.300 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas bawah I, bawah II, dan super I tidak mengalami perubahan.
Harga masing-masing masih berada di level Rp14.800, Rp14.600, dan Rp17.750 per kilogram.
Di sektor minyak goreng, harga minyak goreng curah turun Rp100 menjadi Rp20.350 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerk 1 juga turun Rp150 menjadi Rp24.300 per kilogram.
Namun, minyak goreng kemasan bermerk 2 bergerak naik Rp50 atau 0,21 persen menjadi Rp23.550 per kilogram.
Secara keseluruhan, harga pangan nasional pada Sabtu pagi masih bergerak fluktuatif.
Cabai merah keriting yang berada di angka Rp50.450 per kilogram tercatat mengalami kenaikan tipis, di tengah lonjakan harga cabai rawit merah dan cabai rawit hijau serta penurunan harga cabai merah besar. (kangtop)






