KONCOdewe.com – Perubahan harga sejumlah kebutuhan pokok kembali terjadi menjelang akhir pekan.
Berdasarkan data harga rata-rata nasional, beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan, mulai dari cabai, daging ayam, daging sapi hingga telur ayam.
Di tengah pergerakan tersebut, harga daging sapi menjadi salah satu komoditas yang patut diperhatikan.
Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia (BI) dengan perubahan harga per 28 Agustus 2026 mencatat harga daging sapi masih berada di level yang cukup tinggi.
Daging sapi kualitas 1 mengalami kenaikan tipis sebesar 0,26 persen atau Rp400.
Setelah mengalami perubahan tersebut, harga rata-ratanya mencapai Rp151.850 per kilogram.
Sementara itu, daging sapi kualitas 2 juga mengalami kenaikan meski sangat tipis. Harganya naik 0,07 persen atau Rp100, sehingga kini berada di angka Rp142.600 per kilogram.
Pergerakan harga daging sapi ini menjadi perhatian karena komoditas tersebut termasuk bahan pangan yang cukup sering digunakan masyarakat, terutama untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kuliner.
Harga Cabai Kembali Naik
Selain daging sapi, kelompok cabai menunjukkan kenaikan yang lebih terasa.
Cabai rawit merah tercatat mengalami peningkatan sebesar 8,72 persen atau Rp6.100. Harga rata-ratanya kini mencapai Rp76.050 per kilogram.
Kemudian, cabai rawit hijau naik 5,08 persen atau Rp2.900 menjadi Rp59.950 per kilogram.
Cabai merah keriting juga mengalami kenaikan sebesar 3,8 persen atau Rp1.950, sehingga berada di level Rp53.250 per kilogram.
Sementara cabai merah besar naik 3,35 persen atau Rp1.650 menjadi Rp50.900 per kilogram.
Harga Bawang Malah Turun
Pergerakan berbeda terjadi pada kelompok bawang. Bawang merah ukuran sedang turun 1,03 persen atau Rp400 menjadi Rp38.450 per kilogram.
Sementara itu, bawang putih ukuran sedang mengalami penurunan 0,75 persen atau Rp300. Harga rata-ratanya kini berada di angka Rp39.850 per kilogram.
Untuk komoditas gula, gula pasir kualitas premium turun 0,25 persen atau Rp50 menjadi Rp20.300 per kilogram.
Sebaliknya, gula pasir lokal naik tipis 0,26 persen atau Rp50 menjadi Rp19.050 per kilogram.
Harga Beras Tidak Banyak Bergerak
Kelompok beras menunjukkan perubahan yang relatif kecil.
Beras kualitas bawah I naik 0,34 persen atau Rp50 menjadi Rp14.850 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II masih bertahan di angka Rp14.650 per kilogram.
Untuk beras medium, beras kualitas medium I naik tipis 0,3 persen atau Rp50 menjadi Rp16.550 per kilogram.
Adapun beras kualitas medium II tidak mengalami perubahan dan tetap Rp16.300 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas super I naik 0,28 persen atau Rp50 menjadi Rp17.800 per kilogram, sedangkan beras kualitas super II masih bertahan di Rp17.250 per kilogram.
Daging Ayam dan Telur Ikut Naik
Selain daging sapi, harga komoditas protein hewani lainnya juga mengalami kenaikan.
Daging ayam ras segar naik 1,31 persen atau Rp550 menjadi Rp42.550 per kilogram.
Kemudian, telur ayam ras segar meningkat 0,85 persen atau Rp250, sehingga harga rata-ratanya berada di angka Rp29.500 per kilogram.
Harga Minyak Goreng Masih Stabil
Sementara sejumlah bahan pangan mengalami perubahan, harga minyak goreng belum menunjukkan pergerakan.
Minyak goreng curah masih berada di level Rp20.450 per kilogram.
Kemudian, minyak goreng kemasan bermerek 1 tetap Rp24.300 per kilogram, sedangkan kemasan bermerek 2 masih berada di angka Rp23.500 per kilogram.
Secara umum, harga pangan pada akhir Agustus 2026 menunjukkan pergerakan yang beragam.
Harga daging sapi kualitas 1 kini mencapai Rp151.850 per kilogram, sementara kualitas 2 berada di Rp142.600 per kilogram.
Di sisi lain, cabai mengalami kenaikan cukup tinggi, harga bawang justru menurun, dan minyak goreng masih relatif stabil. (kangtop)












