KONCOdewe.com – Dalam ajaran Islam, menyembelih hewan bukan sekadar aktivitas memotong untuk memenuhi kebutuhan makan manusia.
Di balik proses tersebut, terdapat nilai ibadah, penghormatan terhadap kehidupan, sekaligus bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Karena itulah, Islam memberikan aturan yang sangat jelas tentang tata cara penyembelihan hewan.
Salah satu yang paling ditekankan adalah menyebut nama Allah atau membaca bismillah ketika menyembelih.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-An’am ayat 121: “Dan janganlah kamu memakan hewan yang ketika disembelih tidak disebut nama Allah, karena sesungguhnya itu adalah kefasikan.”
Ayat ini menjadi peringatan tegas bahwa penyembelihan dalam Islam tidak boleh dilakukan sembarangan.
Ada adab, niat, dan aturan syariat yang harus dijaga agar makanan yang dikonsumsi benar-benar halal dan penuh keberkahan.
Menyembelih Adalah Bentuk Ibadah
Banyak orang memandang penyembelihan hewan hanya sebagai urusan teknis.
Padahal dalam Islam, aktivitas tersebut berkaitan langsung dengan tauhid atau penghambaan kepada Allah SWT.
Saat seseorang membaca bismillah sebelum menyembelih, ia sedang mengakui bahwa kehidupan makhluk berasal dari Allah dan hanya atas izin-Nya nyawa itu diambil.
Karena itulah, menyembelih atas nama selain Allah dianggap sebagai pelanggaran serius dalam Islam.
Dalam sebuah riwayat disebutkan Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya membaca bismillah ketika menyembelih hewan.
Bahkan beliau memberikan ancaman keras bagi orang yang menyembelih bukan karena Allah.
Rasulullah SAW bersabda: “Semoga Allah melaknat orang yang menyembelih bukan karena Allah.”
Hadis tersebut menunjukkan bahwa penyembelihan bukan hanya persoalan makanan halal, tetapi juga menyangkut kemurnian akidah seorang muslim.
Bahaya Menyembelih untuk Selain Allah
Dalam sejarah jahiliah, sebagian masyarakat Arab dahulu terbiasa menyembelih hewan sebagai persembahan kepada berhala, jin, atau sesajen tertentu.
Tradisi seperti inilah yang kemudian dihapus oleh Islam.
Islam datang untuk membersihkan keyakinan manusia agar seluruh ibadah hanya ditujukan kepada Allah semata.
Ketika seseorang menyembelih dengan niat untuk selain Allah, maka tindakan itu tidak lagi menjadi ibadah, melainkan dapat menyeret kepada perbuatan syirik.
Karena itu, para ulama menjelaskan bahwa hewan yang disembelih bukan atas nama Allah hukumnya haram untuk dimakan, meskipun secara fisik terlihat sama seperti sembelihan lainnya.
Mengapa Bismillah Sangat Penting?
Bacaan bismillah bukan hanya ucapan singkat sebelum menyembelih.
Kalimat itu menjadi tanda bahwa seorang muslim menyadari setiap rezeki berasal dari Allah SWT.
Dengan menyebut nama Allah, proses penyembelihan berubah menjadi ibadah yang bernilai pahala dan membawa keberkahan.
Sebaliknya, meninggalkan bismillah dengan sengaja dipandang sebagai bentuk kelalaian terhadap syariat.
Karena itu, para ulama selalu mengingatkan pentingnya menjaga adab penyembelihan, terutama saat momentum Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban.
Islam Mengajarkan Kasih Sayang pada Hewan
Menariknya, Islam tidak hanya mengatur soal bacaan ketika menyembelih. Agama ini juga mengajarkan agar hewan diperlakukan dengan baik sebelum disembelih.
Rasulullah SAW melarang menyiksa hewan, menajamkan pisau di depan hewan, maupun memperlambat proses penyembelihan yang membuat hewan tersiksa.
Hal ini menunjukkan bahwa Islam sangat menjunjung nilai kasih sayang bahkan kepada hewan yang akan dijadikan makanan.
Karena itu, penyembelihan dalam Islam bukan tindakan brutal, melainkan ibadah yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, adab, dan kesadaran kepada Allah SWT. (kangtop)







