Usai Evaluasi MBG dan Muncul Kasus Korupsi, Prabowo Resmi Tunjuk Pimpinan Baru BGN

Politik8 Dilihat

KONCOdewe.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Bersama Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI (Purn) Trenggono yang dipercaya mengemban tugas sebagai Wakil Kepala BGN.

Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin sore.

Prosesi tersebut mengacu pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 18/M Tahun 2026 yang mengatur pemberhentian dan pengangkatan pimpinan Badan Gizi Nasional.

Sekaligus pemberhentian Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Dengan keputusan itu, Nanik menggantikan posisi Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN.

Sementara Agustina Arumsari dan Trenggono mengisi jabatan wakil kepala yang sebelumnya ditempati Lodewijk Pusung dan Sony Sonjaya.

Upacara pelantikan yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.

Ketiga pejabat yang dilantik berdiri di hadapan kepala negara dengan didampingi rohaniwan untuk mengikuti pengambilan sumpah jabatan.

Dalam prosesi tersebut, Presiden membacakan sumpah yang kemudian diikuti oleh para pejabat yang baru dilantik.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” demikian bunyi sumpah yang diucapkan secara bersama-sama.

Usai pengambilan sumpah, Nanik menandatangani berita acara pelantikan yang kemudian disaksikan dan turut ditandatangani oleh Presiden Prabowo sebagai bagian dari pengesahan jabatan.

Pada kesempatan yang sama, Presiden juga melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Sejumlah pejabat tinggi negara turut menghadiri acara tersebut, di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

BACA:  Presiden Prabowo Apresiasi Pelaksana MBG, Sebut Program Ini Kunci Mencetak Generasi Emas 2045

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ketua MPR Ahmad Muzani, Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Hadir pula Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sebelumnya, pada 2 Juni 2026, Presiden Prabowo memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN bersama dua wakilnya, yakni Lodewijk Pusung dan Sony Sonjaya.

Selanjutnya, Nanik S. Deyang ditunjuk sebagai kepala lembaga tersebut dengan Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai wakil kepala.

Sebelum mendapat amanah baru, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

Sementara Agustina merupakan Wakil Kepala BPKP dan Trenggono sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pergantian pimpinan BGN dilakukan setelah pemerintah melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama kurang lebih satu setengah tahun.

Di sisi lain, pada 3 Juni 2026, Kejaksaan Agung menetapkan Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewijk Pusung sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola program MBG untuk tahun anggaran 2025–2026. (kangtop)