KONCOdewe.com – Pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pada perdagangan Rabu (26/8/2026) kembali berubah.
Setelah sempat menguat ketika pasar dibuka, dolar AS kemudian bergerak melemah di hadapan mata uang Indonesia.
Mengacu pada data Bloomberg, dolar AS sempat naik tipis 0,01 persen ke level Rp17.723 pada awal perdagangan. Namun, penguatan tersebut tidak berlangsung lama.
Sekitar pukul 09.10 WIB, dolar AS berbalik turun 0,11 persen menjadi Rp17.703. Pergerakan negatif tersebut kemudian berlanjut beberapa menit setelahnya.
Pada pukul 09.15 WIB, dolar AS tercatat kembali melemah 0,19 persen ke level Rp17.689. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sehari sebelumnya.
Sebagai pembanding, dolar AS mengakhiri perdagangan Selasa (25/8/2026) di posisi Rp17.723.
Dolar AS Bergerak Beragam terhadap Mata Uang Dunia
Pelemahan dolar AS tidak hanya terjadi terhadap rupiah. Mata uang Amerika Serikat tersebut juga bergerak turun terhadap sejumlah mata uang utama dunia.
Terhadap euro (EUR), dolar AS tercatat melemah 0,03 persen. Kemudian terhadap yen Jepang (JPY), dolar AS turun 0,17 persen.
Pergerakan serupa juga terlihat terhadap poundsterling Inggris (GBP), di mana dolar AS tercatat melemah 0,02 persen.
Namun, tidak seluruh mata uang utama menguat terhadap dolar AS. Terhadap dolar Australia (AUD), mata uang AS justru naik 0,14 persen.
Dolar AS juga menguat terhadap dolar Kanada (CAD) sebesar 0,05 persen. Sementara terhadap franc Swiss (CHF), dolar AS tercatat meningkat 0,05 persen.
Pergerakan nilai tukar tersebut menunjukkan dolar AS mengalami penguatan dan pelemahan yang bervariasi terhadap sejumlah mata uang utama pada perdagangan Rabu pagi.
Sementara terhadap rupiah, dolar AS bergerak turun hingga menyentuh level Rp17.689 pada awal perdagangan. (kangtop)












