Harga Telur Ayam Ras Turun Tipis, Kini Rp29.350 per Kilogram

Kombis76 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional kembali mengalami perubahan.

Di tengah kenaikan berbagai komoditas, harga telur ayam ras segar justru bergerak turun.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang diakses melalui laman hargapangan pada 21 Agustus 2026 pukul 09.10 WIB, harga telur ayam ras segar turun 0,17 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Setelah mengalami penurunan tipis tersebut, harga telur ayam ras segar kini berada di angka Rp29.350 per kilogram.

Pergerakan ini menjadi kabar berbeda di tengah banyaknya komoditas pangan yang justru mengalami kenaikan.

Harga Cabai Rawit Merah Melonjak

Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan paling mencolok adalah cabai rawit merah.

Harga rata-rata nasionalnya mencapai Rp70.450 per kilogram, naik Rp7.800 atau sekitar 12,45 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Cabai rawit hijau juga mengalami kenaikan 3,25 persen menjadi Rp57.150 per kilogram. Sementara cabai merah keriting naik 2,38 persen menjadi Rp51.650 per kilogram.

Adapun harga cabai merah besar meningkat tipis 0,41 persen dan berada di level Rp49.300 per kilogram.

Daging Ayam dan Daging Sapi Ikut Naik

Kenaikan juga terjadi pada daging ayam ras segar. Harganya bertambah 1,09 persen sehingga mencapai Rp41.800 per kilogram.

Sementara itu, daging sapi kualitas I naik 0,33 persen menjadi Rp151.950 per kilogram. Harga daging sapi kualitas II juga meningkat 0,1 persen menjadi Rp143.050 per kilogram.

Harga Bawang Bergerak Berlawanan

Pada kelompok bawang, harga bawang putih ukuran sedang naik tipis 0,12 persen menjadi Rp40.550 per kilogram.

Sebaliknya, harga bawang merah ukuran sedang justru turun 1,53 persen menjadi Rp38.850 per kilogram.

BACA:  Harga Pangan Hari Ini 20 September 2026, Beras hingga Cabai Mengalami Perubahan

Harga Beras Masih Beragam

Harga beras nasional juga mengalami pergerakan yang berbeda-beda.

Beras kualitas bawah I naik 0,34 persen menjadi Rp14.850 per kilogram, sedangkan beras bawah II meningkat 1,03 persen menjadi Rp14.750 per kilogram.

Beras medium I masih bertahan di Rp16.500 per kilogram, sementara beras medium II naik 0,31 persen menjadi Rp16.350 per kilogram.

Untuk kategori super, beras super I naik 0,28 persen menjadi Rp17.800 per kilogram, sedangkan super II meningkat 0,29 persen menjadi Rp17.300 per kilogram.

Minyak Goreng dan Gula

Harga gula pasir premium belum mengalami perubahan dan tetap berada di Rp20.350 per kilogram.

Sementara gula pasir lokal naik 0,52 persen menjadi Rp19.150 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng curah yang mencapai Rp20.500 per kilogram setelah naik 0,74 persen.

Minyak goreng kemasan bermerek I meningkat 0,21 persen menjadi Rp24.350 per kilogram, sedangkan kemasan bermerek II naik 0,42 persen menjadi Rp23.650 per kilogram.

Dengan kondisi tersebut, harga telur ayam ras segar sebesar Rp29.350 per kilogram menjadi salah satu komoditas yang justru mengalami penurunan di tengah kenaikan sejumlah kebutuhan pangan lainnya.

Pergerakan harga komoditas tersebut menunjukkan kondisi pasar pangan nasional masih cukup dinamis. (kangtop)