Kabar Baik! Pertamina Pangkas Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Mulai 21 Juli 2026, Ini Penyebabnya

Kombis4 Dilihat

KONCOdewe.com – PT Pertamina Patra Niaga resmi memberlakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 21 Juli 2026.

Kebijakan ini membuat harga sejumlah produk mengalami penurunan, meliputi Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite, dan Avtur.

Di antara seluruh produk tersebut, Pertamina Dex mencatat penurunan paling besar, yakni sekitar 15 persen.

Penyesuaian harga dilakukan setelah perusahaan melakukan evaluasi berkala dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah di pasar global.

Selain mengikuti dinamika energi dunia, keputusan tersebut juga memperhatikan kondisi fiskal, daya beli masyarakat, serta stabilitas perekonomian nasional.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan bahwa perubahan harga BBM nonsubsidi ditetapkan sesuai regulasi dan mekanisme yang berlaku.

Ia menegaskan, proses penyesuaian telah melalui koordinasi dengan pemerintah sehingga tetap sejalan dengan kebijakan yang berlaku.

“Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan berdasarkan dinamika harga minyak dunia dan mengikuti mekanisme serta regulasi yang berlaku. Langkah ini juga telah dikoordinasikan dengan pemerintah,” ujar Kitty.

Mengacu pada daftar harga terbaru, Pertamax Turbo kini dijual Rp19.300 per liter, turun Rp1.450 dari harga sebelumnya yang mencapai Rp20.750 per liter.

Sementara itu, Pertamina Dex mengalami koreksi harga paling besar, dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter, atau turun Rp3.650 per liter.

Produk Dexlite juga mengalami penyesuaian harga menjadi Rp19.700 per liter dari sebelumnya Rp23.000 per liter, sehingga turun Rp3.300 per liter.

Tak hanya BBM untuk kendaraan darat, harga Avtur bagi penerbangan domestik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga ikut disesuaikan.

Sebelum pajak, tarif Avtur kini menjadi Rp19.190 per liter, lebih rendah Rp3.000 dibandingkan harga sebelumnya yang berada di level Rp22.190 per liter.

BACA:  Harga Emas Antam Lagi-Lagi Stagnan, Ini Rincian Lengkapnya Hari Ini

Kitty menambahkan, evaluasi harga BBM nonsubsidi dilakukan secara rutin sebagai respons terhadap perubahan harga energi di pasar internasional.

Melalui kebijakan tersebut, Pertamina Patra Niaga berupaya menjaga keseimbangan antara perkembangan pasar, kemampuan daya beli masyarakat, serta keberlanjutan kondisi ekonomi nasional. (kangtop)