Punya Lidah Buaya di Rumah? Begini Cara Mengolahnya Menjadi Jus yang Menyegarkan

Kesehatan55 Dilihat

KONCOdewe.com – Lidah buaya atau aloe vera sudah lama dikenal sebagai tanaman yang dekat dengan dunia perawatan rambut dan kecantikan.

Gel bening yang terdapat di dalam daunnya kerap dimanfaatkan untuk membantu merawat rambut dan kulit.

Namun, pemanfaatan tanaman ini ternyata tidak berhenti pada penggunaan dari luar. Lidah buaya juga telah lama diolah menjadi berbagai makanan dan minuman.

Penggunaan lidah buaya sebagai bahan pangan menarik perhatian karena tanaman ini memiliki sejumlah senyawa alami.

Salah satunya adalah kelompok antrakuinon yang terdapat pada bagian tertentu dari tanaman. Secara tradisional, lidah buaya juga dikenal berkaitan dengan fungsi pencernaan.

Gel Lidah Buaya dan Kandungan Alaminya

Bagian yang paling sering dimanfaatkan dalam pengolahan pangan adalah gel yang berada di dalam daun.

Teksturnya kenyal dan memiliki kandungan air yang cukup tinggi sehingga dapat diolah menjadi berbagai bentuk makanan maupun minuman.

Di berbagai tempat, lidah buaya telah dikembangkan menjadi manisan, selai, campuran salad, bubuk, gel, hingga jus.

Tanaman ini juga digunakan sebagai bahan tambahan dalam minuman seperti es dawet atau cendol.

Di sejumlah negara Asia, termasuk China, Taiwan dan Hong Kong, lidah buaya bahkan dikenal sebagai salah satu bahan campuran minuman teh.

Meski demikian, pengolahan lidah buaya untuk konsumsi perlu dilakukan dengan benar.

Bagian daun dan getahnya mengandung senyawa yang tidak semuanya cocok dikonsumsi dalam jumlah besar.

Karena itu, kebersihan bahan dan proses pengolahan menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.

Cara Membuat Jus Lidah Buaya

Membuat jus lidah buaya sebenarnya cukup sederhana. Pilih daun lidah buaya yang sudah cukup besar dan memiliki daging tebal.

BACA:  Misteri Tubuh Manusia: Saat Nyeri Bukan Sekadar Nyeri, Tapi Ada Makna Lain di Baliknya

Setelah itu, daun dicuci hingga bersih untuk menghilangkan kotoran yang menempel di permukaannya.

Daun kemudian dibelah memanjang menjadi dua bagian. Gel atau daging bening yang terdapat di dalamnya dapat dikerok menggunakan sendok dan ditempatkan dalam wadah bersih.

Gel tersebut selanjutnya dapat dihaluskan menggunakan blender.

Bila ingin mendapatkan tekstur yang lebih cair, proses penghalusan bisa dilakukan hingga gel berubah menjadi cairan yang lebih lembut.

Untuk membuat rasanya lebih nikmat, madu dapat ditambahkan secukupnya. Campuran tersebut kemudian diaduk hingga merata sebelum disajikan.

Namun, penyimpanan gel lidah buaya perlu dilakukan secara higienis dan dalam kondisi dingin.

Jus atau olahan yang telah dibuat sebaiknya tidak disimpan terlalu lama dan perlu memperhatikan keamanan pangan agar tidak mudah terkontaminasi.

Benarkah Jus Lidah Buaya Bisa Mengatasi Berbagai Penyakit?

Lidah buaya memang sering disebut dalam berbagai pengobatan tradisional dan produk kesehatan.

Beberapa orang menggunakannya untuk membantu menjaga pencernaan, mendukung kesehatan kulit, maupun sebagai bagian dari pola konsumsi sehari-hari.

Akan tetapi, berbagai klaim bahwa jus lidah buaya dapat menyembuhkan penyakit seperti kanker, diabetes, maag, bronkitis, asam urat, rematik, hingga HIV perlu disikapi secara bijak.

Jus lidah buaya tidak dapat dianggap sebagai obat yang terbukti menyembuhkan penyakit-penyakit tersebut atau menggantikan terapi medis.

Begitu pula dengan klaim mengenai kemampuan lidah buaya untuk menghambat HIV atau memperbaiki sistem kekebalan tubuh penderita AIDS.

Klaim semacam itu membutuhkan bukti ilmiah yang kuat dan tidak seharusnya dijadikan dasar untuk menghentikan pengobatan yang diberikan dokter.

Konsumsi Tetap Perlu Bijak

Lidah buaya memang memiliki potensi sebagai bahan pangan yang menarik.

Gel bagian dalamnya dapat dikreasikan menjadi minuman segar maupun berbagai olahan lainnya.

BACA:  Makanan Penambah Hb yang Efektif untuk Atasi Kurang Darah, Kenali Penyebab dan Cara Meningkatkannya

Namun, manfaat tersebut perlu ditempatkan secara proporsional.

Tidak semua bagian tanaman aman dikonsumsi dalam jumlah yang sama.

Pengolahan yang kurang tepat dapat membuat senyawa tertentu dari daun ikut masuk ke dalam makanan atau minuman.

Karena itu, penggunaan lidah buaya sebagai bahan pangan sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan bagian tanaman yang digunakan, kebersihan serta cara pengolahannya.

Dengan demikian, lidah buaya dapat menjadi salah satu pilihan bahan alami untuk memperkaya variasi makanan dan minuman.

Menikmatinya sebagai bagian dari pola makan yang beragam tentu lebih bijak dibandingkan menjadikannya sebagai satu-satunya cara untuk mengatasi masalah kesehatan. (kangtop)