KONCOdewe.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah saat ini menjalankan mazhab ekonomi Pancasila sebagai fondasi utama dalam pembangunan nasional.
Hal tersebut disampaikan dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menekankan bahwa arah kebijakan ekonomi Indonesia harus selalu berpihak kepada rakyat serta berlandaskan nilai keadilan sosial dan persatuan bangsa.
Prabowo menjelaskan bahwa mazhab ekonomi yang dijalankan pemerintah adalah ekonomi Pancasila.
Yaitu sistem ekonomi yang berlandaskan nilai ketuhanan, kemanusiaan, serta menjunjung tinggi persatuan nasional.
Ia menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh hanya menguntungkan kelompok tertentu atau terpusat di wilayah tertentu saja, melainkan harus memberikan manfaat yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
Negara Wajib Hadir Menjaga Keseimbangan
Menurut Prabowo, peran negara sangat penting dalam memastikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan.
Negara, kata dia, harus hadir untuk menjaga agar pembangunan tidak timpang dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Ia juga menekankan bahwa ekonomi nasional harus berkeadilan sosial dan tidak boleh meninggalkan kelompok masyarakat mana pun dalam proses pembangunan.
Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti pentingnya pelayanan publik yang berkualitas serta birokrasi yang kuat sebagai syarat utama kemajuan suatu negara.
Ia menegaskan bahwa tidak ada negara maju tanpa sistem pelayanan publik yang unggul, kepastian hukum yang kuat, serta birokrasi yang profesional dalam menjalankan tugasnya.
Penguatan Ekonomi Kerakyatan Lewat Koperasi
Presiden juga menyampaikan komitmen pemerintah dalam memperkuat institusi negara melalui peningkatan kesejahteraan aparatur, termasuk hakim, guna menciptakan sistem yang lebih bersih dan profesional.
Selain itu, ia menegaskan kembali tekad pemerintah untuk memberantas praktik korupsi serta memperbaiki tata kelola birokrasi di seluruh kementerian dan lembaga.
Dalam upaya memperkuat ekonomi rakyat, Prabowo menyoroti perkembangan Koperasi Merah Putih yang terus diperluas di berbagai daerah.
Pemerintah menargetkan puluhan ribu koperasi dapat beroperasi hingga akhir tahun untuk memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa dan kecamatan, sehingga masyarakat lebih berdaya secara ekonomi.
Ketahanan Energi dan Transformasi Masa Depan
Selain ekonomi kerakyatan, Prabowo juga menekankan pentingnya ketahanan energi nasional melalui pengembangan energi baru dan terbarukan.
Pemerintah tengah mendorong pembangunan energi surya berskala besar serta transformasi kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan Listrik.
Sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar minyak.
Prabowo menegaskan bahwa seluruh kebijakan ekonomi yang dijalankan pemerintah bertujuan menciptakan sistem yang lebih adil, berdaulat, dan berpihak kepada rakyat.
Dengan penguatan institusi, ekonomi kerakyatan, dan transformasi energi, pemerintah berharap Indonesia dapat melangkah menuju kemandirian ekonomi yang lebih kuat. (kangtop)













