KONCOdewe.com – Pergerakan harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional kembali menunjukkan kenaikan.
Di antara berbagai komoditas yang dipantau, cabai rawit merah mencatat lonjakan paling tinggi berdasarkan rata-rata harga nasional.
Mengacu pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang diakses melalui laman hargapangan pada 21 Agustus 2026 pukul 09.10 WIB, harga rata-rata cabai rawit merah mencapai Rp70.450 per kilogram.
Angka tersebut mengalami kenaikan Rp7.800 atau sekitar 12,45 persen dibandingkan harga pada hari sebelumnya.
Kenaikan ini membuat cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas yang paling mencolok pergerakannya.
Harga Berbagai Jenis Cabai Ikut Naik
Tidak hanya cabai rawit merah, beberapa jenis cabai lainnya juga mengalami peningkatan. Harga cabai rawit hijau naik 3,25 persen menjadi Rp57.150 per kilogram.
Sementara itu, harga cabai merah keriting meningkat 2,38 persen menjadi Rp51.650 per kilogram.
Cabai merah besar juga mengalami kenaikan meski relatif tipis, yakni 0,41 persen menjadi Rp49.300 per kilogram.
Kenaikan harga turut terjadi pada daging ayam ras segar. Komoditas tersebut naik 1,09 persen sehingga mencapai Rp41.800 per kilogram.
Bawang Merah Justru Mengalami Penurunan
Pergerakan harga bawang menunjukkan kondisi yang berbeda. Harga bawang putih ukuran sedang naik tipis 0,12 persen menjadi Rp40.550 per kilogram.
Sebaliknya, harga bawang merah ukuran sedang justru turun 1,53 persen. Komoditas tersebut kini berada di level Rp38.850 per kilogram.
Harga Beras Bergerak Beragam
Harga beras di tingkat nasional juga mengalami perubahan yang tidak seragam.
Beras kualitas bawah I naik 0,34 persen menjadi Rp14.850 per kilogram, sedangkan beras bawah II meningkat 1,03 persen menjadi Rp14.750 per kilogram.
Untuk kategori medium, harga beras medium I masih bertahan di angka Rp16.500 per kilogram. Sementara beras medium II naik 0,31 persen menjadi Rp16.350 per kilogram.
Kenaikan juga tercatat pada beras kualitas super. Beras super I naik 0,28 persen menjadi Rp17.800 per kilogram, sedangkan beras super II meningkat 0,29 persen menjadi Rp17.300 per kilogram.
Harga Daging Sapi dan Gula
Pada kelompok daging sapi, harga rata-rata kualitas I tercatat Rp151.950 per kilogram, naik 0,33 persen.
Sementara daging sapi kualitas II meningkat 0,1 persen menjadi Rp143.050 per kilogram.
Harga gula pasir premium masih stabil di Rp20.350 per kilogram. Sebaliknya, gula pasir lokal naik 0,52 persen dan berada di level Rp19.150 per kilogram.
Minyak Goreng Ikut Mengalami Kenaikan
Kenaikan harga juga terlihat pada sejumlah jenis minyak goreng. Minyak goreng curah naik 0,74 persen menjadi Rp20.500 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerek I meningkat 0,21 persen menjadi Rp24.350 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II naik 0,42 persen menjadi Rp23.650 per kilogram.
Telur Ayam Ras Turun Tipis
Di tengah banyaknya komoditas yang mengalami kenaikan, harga telur ayam ras segar justru turun tipis.
Berdasarkan data PIHPS Nasional, harganya berkurang 0,17 persen menjadi Rp29.350 per kilogram.
Pergerakan harga tersebut menunjukkan bahwa kondisi pasar pangan nasional masih cukup dinamis.
Sejumlah komoditas mengalami kenaikan, sementara beberapa bahan pangan lainnya justru bergerak turun atau bertahan pada harga sebelumnya. (kangtop)












