Cabai Rawit Merah Tembus Rp72 Ribu per Kg, Ini Daftar Lengkap Harga Pangan Hari Ini

Kombis7 Dilihat

KONCOdewe.com – Pergerakan harga sejumlah bahan pangan kembali tercatat dalam data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia (BI) pada perdagangan Selasa (23/6/2026).

Berdasarkan pembaruan data pada pukul 09.25 WIB di Jakarta, beberapa komoditas masih menunjukkan harga yang relatif tinggi di tingkat eceran nasional.

Komoditas cabai rawit merah kembali menjadi sorotan dengan harga mencapai Rp72.650 per kilogram (kg).

Di sisi lain, telur ayam ras juga masih bertahan di level Rp29.950 per kg.

Selain itu, sejumlah bahan pangan lainnya turut mengalami variasi harga.

Bawang merah tercatat dijual seharga Rp52.600 per kg, sementara bawang putih berada di angka Rp43.600 per kg.

Untuk komoditas beras, PIHPS mencatat beberapa tingkatan harga yang berbeda. Beras kualitas bawah I berada di level Rp14.650 per kg dan bawah II Rp14.600 per kg.

Kemudian, beras medium I dijual Rp16.300 per kg dan medium II Rp16.100 per kg.

Sementara untuk kategori premium, beras super I dipatok Rp17.600 per kg dan super II Rp17.100 per kg.

Pada kelompok cabai lainnya, harga cabai merah besar tercatat Rp54.850 per kg, cabai merah keriting Rp54.750 per kg, serta cabai rawit hijau Rp53.850 per kg.

Sementara itu, harga daging ayam ras segar berada di posisi Rp37.050 per kg. Untuk daging sapi, kualitas I dijual Rp149.350 per kg dan kualitas II di angka Rp141.050 per kg.

Komoditas gula pasir terpantau stabil dengan gula pasir premium Rp20.300 per kg dan gula pasir lokal Rp19.100 per kg.

Di sektor minyak goreng, harga juga bervariasi.

BACA:  Cabai Rawit Tembus Rp79 Ribu per Kg, Harga Pangan Lainnya Ikut Bergerak Naik di Pasar Nasional

Minyak goreng curah berada di level Rp20.700 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp24.200 per liter dan merek II Rp23.400 per liter.

Fluktuasi harga berbagai komoditas pangan ini masih menjadi perhatian masyarakat.

Mengingat sebagian besar kebutuhan pokok berada pada level yang relatif tinggi dan berdampak pada daya beli rumah tangga sehari-hari. (kangtop)