KONCOdewe.com – Buah bit dikenal sebagai umbi berwarna merah keunguan yang memiliki cita rasa khas dan semakin populer sebagai salah satu makanan sehat.
Meski belum sepopuler wortel atau kentang di Indonesia, bit menyimpan beragam nutrisi penting yang bermanfaat bagi tubuh.
Selama ini, bit sering dikonsumsi dalam bentuk jus, salad, maupun campuran berbagai hidangan sehat.
Di balik warnanya yang mencolok, umbi ini mengandung berbagai zat gizi seperti karbohidrat, protein, serat, vitamin, mineral, hingga senyawa alami yang dipercaya berperan dalam menjaga kesehatan tubuh.
Kini, sebuah penelitian terbaru kembali mengungkap manfaat menarik dari jus bit.
Hasil studi menunjukkan bahwa minuman ini berpotensi membantu menjaga kesehatan pembuluh darah sekaligus mendukung fungsi otak, terutama pada kelompok usia lanjut.
Kaya Nitrat Alami yang Bermanfaat bagi Tubuh
Salah satu keunggulan utama buah bit adalah kandungan nitrat anorganik yang cukup tinggi.
Senyawa ini juga banyak ditemukan pada sayuran hijau seperti bayam, selada, dan seledri.
Setelah dikonsumsi, nitrat akan diproses oleh bakteri baik yang berada di dalam rongga mulut.
Melalui proses alami tersebut, nitrat diubah menjadi oksida nitrat, yaitu molekul yang memiliki peran penting dalam membantu melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.
Selain mendukung kesehatan sistem peredaran darah, oksida nitrat juga diketahui berperan dalam proses komunikasi antarsel saraf yang berkaitan dengan fungsi otak.
Produksi Oksida Nitrat Menurun Seiring Bertambahnya Usia
Seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh memproduksi oksida nitrat cenderung mengalami penurunan.
Kondisi ini diduga menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko gangguan pembuluh darah serta menurunnya fungsi kognitif pada lansia.
Karena itu, para ilmuwan terus mencari cara alami untuk membantu mempertahankan kadar oksida nitrat agar tetap optimal.
Konsumsi makanan yang kaya nitrat menjadi salah satu pendekatan yang kini banyak diteliti karena dinilai lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Hasil Penelitian pada Kelompok Lansia
Penelitian yang dilakukan oleh tim dari University of Exeter melibatkan 26 orang lanjut usia yang berada dalam kondisi sehat.
Selama penelitian berlangsung, para peserta menjalani dua periode konsumsi minuman yang berbeda selama masing-masing sepuluh hari.
Pada salah satu periode mereka mengonsumsi jus bit yang kaya nitrat sebanyak dua kali sehari,.
Sedangkan pada periode lainnya mereka diberikan jus tanpa kandungan nitrat sebagai pembanding.
Setelah dilakukan evaluasi, para peneliti menemukan adanya perubahan positif pada komposisi bakteri di dalam mulut peserta yang mengonsumsi jus bit.
Mikrobioma Mulut Menjadi Lebih Sehat
Bakteri di dalam rongga mulut ternyata memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar menjaga kesehatan gigi.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jus bit membantu meningkatkan populasi bakteri yang mendukung pembentukan oksida nitrat.
Sebaliknya, jumlah beberapa bakteri yang berkaitan dengan proses peradangan mengalami penurunan.
Salah satu bakteri yang diketahui berkurang adalah kelompok Clostridium difficile, yang dikenal dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan dan diare pada kondisi tertentu.
Perubahan komposisi mikrobioma tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang mendukung manfaat jus bit terhadap kesehatan pembuluh darah.
Tekanan Darah Ikut Mengalami Penurunan
Selain memengaruhi bakteri mulut, penelitian juga mencatat adanya perubahan pada tekanan darah peserta.
Rata-rata tekanan darah sistolik mengalami penurunan sekitar lima milimeter merkuri (mmHg) setelah para peserta rutin mengonsumsi jus bit kaya nitrat.
Walaupun penurunan tersebut tampak sederhana, menjaga tekanan darah tetap stabil merupakan salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko berbagai penyakit kardiovaskular, terutama pada usia lanjut.
Berpotensi Mendukung Fungsi Otak
Para peneliti meyakini bahwa manfaat jus bit tidak hanya berhenti pada kesehatan pembuluh darah.
Aliran darah yang lebih lancar memungkinkan distribusi oksigen dan nutrisi menuju otak menjadi lebih optimal.
Kondisi tersebut diduga dapat membantu mempertahankan fungsi kognitif, termasuk kemampuan mengingat, berkonsentrasi, dan berpikir.
Meski demikian, manfaat ini masih memerlukan penelitian lanjutan agar dapat dipastikan pada kelompok masyarakat yang lebih luas.
Tetap Perlu Penelitian Lebih Lanjut
Meskipun hasil penelitian menunjukkan temuan yang menjanjikan, para ilmuwan mengingatkan bahwa studi ini masih memiliki jumlah peserta yang terbatas.
Diperlukan penelitian lanjutan dengan jumlah responden yang lebih besar serta melibatkan kelompok usia dan kondisi kesehatan yang beragam untuk memastikan efektivitas konsumsi jus bit dalam jangka panjang.
Jadikan Bagian dari Pola Makan Sehat
Buah bit dapat menjadi salah satu pilihan makanan bergizi untuk melengkapi pola makan seimbang.
Selain kaya nitrat alami, umbi ini juga mengandung serat, vitamin, mineral, dan berbagai antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.
Mengonsumsi jus bit secara rutin dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat, namun bukan pengganti pengobatan medis bagi penderita penyakit tertentu.
Tetap penting menjaga pola makan bergizi, rutin berolahraga, tidur yang cukup.
Serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar fungsi jantung, pembuluh darah, dan otak tetap terjaga hingga usia lanjut. (kangtop)







