Rupiah Melemah di Awal Perdagangan, Sentuh Rp17.685 per Dolar AS

Kombis11 Dilihat

KONCOdewe.com – Nilai tukar rupiah pada perdagangan Selasa pagi tercatat mengalami pelemahan.

Mata uang Garuda tersebut turun 17 poin atau sekitar 0,10 persen ke level Rp17.685 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp17.668 per dolar AS.

Di sisi lain, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo tetap menunjukkan optimisme bahwa rupiah akan kembali stabil terhadap dolar AS.

Hal itu disampaikan usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip dari Antara.

“Yakin stabil,” ujar Perry singkat. Namun ia tidak memberikan kepastian mengenai waktu kapan stabilitas tersebut akan tercapai.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan kepada Presiden bahwa kondisi perekonomian nasional saat ini berada dalam keadaan baik.

Ia juga menyebut APBN masih dalam kondisi aman untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah.

Menurutnya, fundamental fiskal Indonesia masih kuat.

Kementerian Keuangan juga akan meningkatkan komunikasi kepada pelaku pasar dan investor untuk menjaga kepercayaan terhadap ekonomi nasional.

“Kondisi ekonomi bagus, anggaran juga aman, fondasi ekonomi kuat. Ke depan akan lebih banyak sosialisasi ke pasar dan investor,” jelas Purbaya.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah telah melakukan intervensi di pasar obligasi guna menjaga stabilitas rupiah.

Ke depan, investasi pada surat utang akan ditingkatkan secara bertahap untuk menarik kembali arus modal asing ke Indonesia.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi rupiah di pasar global.

Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan strategi fiskal yang akan disusun berdasarkan arahan Presiden Prabowo.

Sebagai tambahan, pada penutupan perdagangan sebelumnya rupiah juga tercatat melemah ke Rp17.668 per dolar AS dari posisi Rp17.597.

BACA:  Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Catat Posisi Terlemah dalam Sejarah, Ini Respons Bank Indonesia

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia turut melemah ke level Rp17.666 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.496 per dolar AS.