Harga Beras Kualitas Bawah Naik Rp50 per Kg, Bagaimana dengan Beras Medium?

Kombis49 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga beras di tingkat pedagang eceran secara nasional menunjukkan pergerakan pada Minggu (1/11/2026).

Sejumlah jenis beras kualitas bawah mengalami kenaikan, sementara beras medium dan sebagian besar beras kualitas super masih bertahan pada harga sebelumnya.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia.

Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.950 per kilogram (kg), sedangkan kualitas bawah II berada di angka Rp14.800 per kg.

Kedua jenis beras tersebut naik Rp50 atau sekitar 0,34 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Untuk beras kategori medium, harga medium I masih bertahan di Rp16.650 per kg. Sementara medium II tercatat Rp16.450 per kg dan tidak mengalami perubahan.

Adapun beras kualitas super I tetap dijual Rp18.000 per kg. Berbeda dengan jenis tersebut, beras super II mengalami kenaikan Rp50 atau 0,29 persen menjadi Rp17.450 per kg.

Pergerakan harga beras tersebut berlangsung di tengah perubahan harga sejumlah komoditas pangan lainnya.

Pada kelompok cabai, penurunan paling besar tercatat pada cabai rawit merah yang kini berada di angka Rp96.200 per kg, turun Rp6.750 atau 6,56 persen.

Cabai merah besar juga mengalami penurunan Rp4.000 atau 5,29 persen menjadi Rp71.600 per kg.

Sementara cabai merah keriting turun Rp2.600 atau 3,02 persen menjadi Rp83.500 per kg. Adapun cabai rawit hijau berkurang Rp1.050 atau 1,32 persen menjadi Rp78.350 per kg.

Untuk komoditas bawang, harga bawang merah ukuran sedang masih stabil di Rp37.100 per kg.

Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang turun Rp200 atau 0,52 persen menjadi Rp38.250 per kg.

Pada kelompok daging, harga daging ayam ras segar tercatat Rp39.000 per kg setelah turun Rp950 atau 2,38 persen.

BACA:  Harga Minyak Goreng Hari Ini 11 Agustus 2026: Bermerek I Tembus Rp27.500 per Liter, Cek Daftarnya

Sementara itu, daging sapi justru mengalami kenaikan. Daging sapi kualitas I mencapai Rp152.700 per kg, naik Rp150 atau 0,1 persen.

Daging sapi kualitas II berada di angka Rp143.700 per kg setelah meningkat Rp200 atau 0,14 persen.

Harga gula pasir juga bergerak naik. Gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.600 per kg, bertambah Rp50 atau 0,24 persen.

Adapun gula pasir lokal mencapai Rp19.500 per kg atau naik Rp100 atau 0,52 persen.

Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah masih bertahan di Rp20.350 per kg.

Minyak goreng kemasan bermerek 1 naik Rp50 atau 0,21 persen menjadi Rp24.400 per kg, sedangkan kemasan bermerek 2 tetap Rp23.600 per kg.

Sementara itu, harga telur ayam ras segar tercatat Rp29.350 per kg, turun Rp200 atau 0,68 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Secara umum, harga beras pada awal November 2026 cenderung stabil, meskipun beberapa jenis kualitas bawah dan beras super II mengalami kenaikan tipis.

Di sisi lain, penurunan harga terjadi pada sejumlah komoditas, terutama kelompok cabai dan daging ayam. Adapun daging sapi serta gula pasir tercatat mengalami kenaikan.

Data PIHPS merupakan gambaran rata-rata harga pangan secara nasional di tingkat pedagang eceran.

Harga di masing-masing daerah maupun pasar dapat berbeda mengikuti kondisi pasokan, permintaan, dan distribusi. (kangtop)