KONCOdewe.com – Harga cabai merah besar secara nasional tercatat Rp71.600 per kilogram (kg) pada Minggu (1/11/2026).
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga komoditas tersebut turun Rp4.000 atau sekitar 5,29 persen dibandingkan pencatatan sebelumnya.
Penurunan harga juga terjadi pada jenis cabai lainnya. Cabai rawit merah kini berada di angka Rp96.200 per kg, setelah berkurang Rp6.750 atau 6,56 persen.
Sementara cabai merah keriting dijual Rp83.500 per kg, turun Rp2.600 atau 3,02 persen.
Adapun cabai rawit hijau tercatat Rp78.350 per kg. Harganya mengalami penurunan Rp1.050 atau sekitar 1,32 persen.
Dengan demikian, seluruh jenis cabai yang tercantum dalam data PIHPS tersebut menunjukkan tren penurunan pada awal November 2026.
Di luar komoditas cabai, harga bawang merah ukuran sedang masih bertahan di Rp37.100 per kg.
Sementara bawang putih ukuran sedang turun Rp200 atau 0,52 persen menjadi Rp38.250 per kg.
Pada kelompok beras, kualitas bawah I tercatat Rp14.950 per kg dan kualitas bawah II Rp14.800 per kg. Kedua jenis beras tersebut naik Rp50 atau 0,34 persen.
Sementara itu, beras medium I masih dijual Rp16.650 per kg dan medium II Rp16.450 per kg.
Harga beras kualitas super I juga tidak berubah, yakni Rp18.000 per kg. Adapun beras super II mengalami kenaikan Rp50 atau 0,29 persen menjadi Rp17.450 per kg.
Untuk komoditas daging, harga daging ayam ras segar turun Rp950 atau 2,38 persen menjadi Rp39.000 per kg.
Berbeda dengan ayam, harga daging sapi justru mengalami kenaikan. Daging sapi kualitas I mencapai Rp152.700 per kg, naik Rp150 atau 0,1 persen.
Sedangkan kualitas II berada di angka Rp143.700 per kg, bertambah Rp200 atau 0,14 persen.
Harga gula pasir juga bergerak naik. Gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.600 per kg, meningkat Rp50 atau 0,24 persen.
Sementara gula pasir lokal dijual Rp19.500 per kg setelah naik Rp100 atau 0,52 persen.
Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah masih stabil di Rp20.350 per kg.
Minyak goreng kemasan bermerek 1 naik Rp50 atau 0,21 persen menjadi Rp24.400 per kg.
Adapun minyak goreng kemasan bermerek 2 tidak mengalami perubahan dan tetap Rp23.600 per kg.
Sementara itu, harga telur ayam ras segar turun Rp200 atau 0,68 persen menjadi Rp29.350 per kg.
Pergerakan harga tersebut memperlihatkan bahwa sejumlah komoditas pangan mengalami penurunan pada awal November 2026, terutama kelompok cabai.
Meski demikian, beberapa bahan pokok seperti beras kualitas bawah, daging sapi, dan gula pasir justru mengalami kenaikan, sedangkan komoditas lainnya relatif stabil.
Data PIHPS merupakan gambaran rata-rata harga secara nasional di tingkat pedagang eceran.
Harga di masing-masing daerah maupun pasar dapat berbeda, bergantung pada ketersediaan pasokan, permintaan, dan kelancaran distribusi. (kangtop)








