Harga Cabai Merah Keriting 1 November 2026 Turun 3,02 Persen, Simak Pergerakan Harga Cabai Lainnya

Kombis40 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga cabai merah keriting secara nasional tercatat Rp83.500 per kilogram (kg) pada Minggu (1/11/2026).

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga komoditas tersebut turun Rp2.600 atau sekitar 3,02 persen dibandingkan pencatatan sebelumnya.

Penurunan harga tidak hanya terjadi pada cabai merah keriting. Cabai rawit merah tercatat Rp96.200 per kg, berkurang Rp6.750 atau 6,56 persen.

Sementara cabai merah besar dijual Rp71.600 per kg setelah turun Rp4.000 atau 5,29 persen.

Adapun cabai rawit hijau berada di angka Rp78.350 per kg, turun Rp1.050 atau 1,32 persen.

Dengan demikian, keempat jenis cabai yang tercantum dalam data PIHPS sama-sama mengalami penurunan harga pada awal November 2026.

Beralih ke komoditas bawang, harga bawang merah ukuran sedang masih bertahan di Rp37.100 per kg.

Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang mengalami penurunan Rp200 atau 0,52 persen menjadi Rp38.250 per kg.

Pada kelompok beras, harga kualitas bawah I tercatat Rp14.950 per kg, sedangkan kualitas bawah II sebesar Rp14.800 per kg.

Kedua jenis beras tersebut naik Rp50 atau 0,34 persen.

Sementara itu, beras medium I masih dijual Rp16.650 per kg dan medium II Rp16.450 per kg.

Harga beras kualitas super I juga tidak berubah, yakni Rp18.000 per kg. Adapun beras super II mengalami kenaikan Rp50 atau 0,29 persen menjadi Rp17.450 per kg.

Untuk komoditas daging, harga daging ayam ras segar turun Rp950 atau 2,38 persen menjadi Rp39.000 per kg.

Berbeda dengan ayam, harga daging sapi justru mengalami kenaikan. Daging sapi kualitas I mencapai Rp152.700 per kg, bertambah Rp150 atau 0,1 persen.

BACA:  Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Seluruh Indonesia per 17 Juli 2026, Cek Tarif Pertamax, Dexlite, hingga Pertalite

Sementara kualitas II tercatat Rp143.700 per kg, naik Rp200 atau 0,14 persen.

Harga gula pasir juga menunjukkan kenaikan. Gula pasir kualitas premium kini berada di angka Rp20.600 per kg, naik Rp50 atau 0,24 persen.

Adapun gula pasir lokal dijual Rp19.500 per kg setelah bertambah Rp100 atau 0,52 persen.

Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah masih stabil di Rp20.350 per kg.

Minyak goreng kemasan bermerek 1 naik Rp50 atau 0,21 persen menjadi Rp24.400 per kg.

Sementara minyak goreng kemasan bermerek 2 tidak mengalami perubahan dan tetap Rp23.600 per kg.

Adapun harga telur ayam ras segar tercatat Rp29.350 per kg, turun Rp200 atau 0,68 persen.

Pergerakan harga tersebut memperlihatkan bahwa sejumlah komoditas pangan mengalami penurunan pada awal November 2026, terutama kelompok cabai.

Namun, beberapa bahan pokok seperti beras kualitas bawah, daging sapi, dan gula pasir justru mengalami kenaikan, sedangkan komoditas lainnya relatif stabil.

Data PIHPS menggambarkan rata-rata harga nasional di tingkat pedagang eceran.

Harga di setiap daerah maupun pasar dapat berbeda, bergantung pada ketersediaan pasokan, permintaan, serta kelancaran distribusi. (kangtop)