Harga Daging Sapi Tembus Rp152.700 per Kg, Bagaimana dengan Komoditas Pangan Lain?

Kombis44 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga daging sapi secara nasional mengalami kenaikan pada Minggu (1/11/2026).

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, daging sapi kualitas I tercatat Rp152.700 per kilogram (kg), meningkat Rp150 atau sekitar 0,1 persen dibandingkan pencatatan sebelumnya.

Kenaikan juga terjadi pada daging sapi kualitas II. Harganya mencapai Rp143.700 per kg, bertambah Rp200 atau sekitar 0,14 persen.

Pergerakan harga ini menunjukkan bahwa kedua jenis daging sapi tersebut mengalami peningkatan pada awal November 2026.

Berbeda dengan daging sapi, harga daging ayam ras segar justru mengalami penurunan.

Komoditas tersebut kini dijual Rp39.000 per kg, turun Rp950 atau 2,38 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara itu, sejumlah jenis cabai mencatat penurunan harga. Cabai rawit merah berada di angka Rp96.200 per kg setelah turun Rp6.750 atau 6,56 persen.

Cabai merah besar tercatat Rp71.600 per kg, berkurang Rp4.000 atau 5,29 persen.

Adapun cabai merah keriting dijual Rp83.500 per kg, turun Rp2.600 atau 3,02 persen.

Sementara cabai rawit hijau mencapai Rp78.350 per kg setelah mengalami penurunan Rp1.050 atau 1,32 persen.

Untuk komoditas bawang, harga bawang merah ukuran sedang masih bertahan di Rp37.100 per kg.

Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang turun Rp200 atau 0,52 persen menjadi Rp38.250 per kg.

Pada kelompok beras, kualitas bawah I tercatat Rp14.950 per kg dan kualitas bawah II Rp14.800 per kg. Kedua jenis beras tersebut naik Rp50 atau 0,34 persen.

Sementara itu, beras medium I masih berada di harga Rp16.650 per kg dan medium II Rp16.450 per kg.

BACA:  Harga Gula Pasir Kembali Naik, Premium dan Lokal Sama-Sama Bertambah Rp150

Beras kualitas super I tidak mengalami perubahan, yakni Rp18.000 per kg. Adapun beras super II naik Rp50 atau 0,29 persen menjadi Rp17.450 per kg.

Harga gula pasir juga mengalami kenaikan. Gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.600 per kg, bertambah Rp50 atau 0,24 persen.

Sementara gula pasir lokal mencapai Rp19.500 per kg setelah naik Rp100 atau 0,52 persen.

Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah masih stabil di Rp20.350 per kg.

Minyak goreng kemasan bermerek 1 naik Rp50 atau 0,21 persen menjadi Rp24.400 per kg.

Adapun minyak goreng kemasan bermerek 2 tidak berubah dan tetap Rp23.600 per kg.

Sementara itu, harga telur ayam ras segar tercatat Rp29.350 per kg, turun Rp200 atau 0,68 persen.

Data PIHPS tersebut memperlihatkan bahwa harga daging sapi dan gula pasir mengalami kenaikan pada awal November 2026.

Sebaliknya, sejumlah komoditas lain, terutama cabai, daging ayam ras, dan telur ayam, justru menunjukkan penurunan.

Perlu diketahui, data PIHPS merupakan gambaran rata-rata harga nasional di tingkat pedagang eceran.

Harga di masing-masing daerah maupun pasar dapat berbeda, bergantung pada kondisi pasokan, permintaan, dan kelancaran distribusi. (kangtop)