Harga Cabai Rawit Merah Turun Rp6.750, Kini Rp96.200 per Kg, Ini Daftar Harga Pangan Terbaru

Kombis41 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga sejumlah komoditas pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional menunjukkan pergerakan yang beragam pada Minggu (1/11/2026).

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, beberapa bahan pangan mengalami penurunan, sementara komoditas lainnya tercatat naik maupun tidak mengalami perubahan harga.

Salah satu komoditas yang mengalami penurunan cukup besar adalah cabai rawit merah.

Harganya tercatat Rp96.200 per kilogram (kg), turun Rp6.750 atau sekitar 6,56 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Penurunan juga terjadi pada cabai merah besar yang kini berada di angka Rp71.600 per kg, berkurang Rp4.000 atau 5,29 persen.

Sementara cabai merah keriting dijual Rp83.500 per kg setelah turun Rp2.600 atau 3,02 persen.

Adapun cabai rawit hijau tercatat Rp78.350 per kg, mengalami penurunan Rp1.050 atau 1,32 persen.

Untuk komoditas bawang, harga bawang merah ukuran sedang masih bertahan di Rp37.100 per kg.

Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang turun Rp200 atau 0,52 persen menjadi Rp38.250 per kg.

Pada kelompok beras, harga kualitas bawah I tercatat Rp14.950 per kg dan kualitas bawah II sebesar Rp14.800 per kg.

Keduanya naik Rp50 atau 0,34 persen. Sementara itu, beras medium I masih berada di Rp16.650 per kg dan medium II Rp16.450 per kg.

Beras kualitas super I juga tidak mengalami perubahan, yakni Rp18.000 per kg. Adapun beras super II naik Rp50 atau 0,29 persen menjadi Rp17.450 per kg.

Untuk komoditas daging, harga daging ayam ras segar turun Rp950 atau 2,38 persen menjadi Rp39.000 per kg.

Berbeda dengan ayam, harga daging sapi justru mengalami kenaikan. Daging sapi kualitas I mencapai Rp152.700 per kg, naik Rp150 atau 0,1 persen.

BACA:  Harga Telur Ayam Ras Bergerak Naik, Ini Daftar Harga Pangan 21 September

Sementara daging sapi kualitas II berada di angka Rp143.700 per kg, meningkat Rp200 atau 0,14 persen.

Harga gula pasir juga bergerak naik. Gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.600 per kg, bertambah Rp50 atau 0,24 persen.

Sementara gula pasir lokal mencapai Rp19.500 per kg, naik Rp100 atau 0,52 persen.

Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah masih stabil di Rp20.350 per kg.

Minyak goreng kemasan bermerek 1 naik Rp50 atau 0,21 persen menjadi Rp24.400 per kg.

Sementara minyak goreng kemasan bermerek 2 tidak berubah dan tetap Rp23.600 per kg.

Adapun harga telur ayam ras segar tercatat Rp29.350 per kg, turun Rp200 atau 0,68 persen.

Pergerakan harga tersebut menunjukkan bahwa sejumlah komoditas pangan mengalami penurunan pada awal November 2026, terutama kelompok cabai.

Meski demikian, beberapa bahan pokok seperti beras, daging sapi, dan gula pasir justru mengalami kenaikan, sedangkan komoditas lainnya relatif stabil.

Data PIHPS merupakan gambaran harga rata-rata secara nasional di tingkat pedagang eceran.

Harga di masing-masing daerah maupun pasar dapat berbeda mengikuti kondisi pasokan, permintaan, dan distribusi. (kangtop)