KONCOdewe.com – Harga daging sapi di tingkat pedagang eceran secara nasional mengalami penurunan pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia.
Daging sapi kualitas 1 dijual dengan harga rata-rata Rp152.550 per kilogram (kg), turun Rp200 atau 0,13 persen dibandingkan pencatatan sebelumnya.
Sementara itu, daging sapi kualitas 2 juga mengalami penurunan. Harganya tercatat Rp143.350 per kg setelah berkurang Rp350 atau 0,24 persen.
Data PIHPS yang diperbarui pada pukul 20.37 WIB tersebut menunjukkan bahwa kedua kategori daging sapi mengalami koreksi harga, meskipun persentase penurunannya relatif kecil.
Perubahan ini menjadi salah satu perkembangan harga pangan nasional yang dapat dipantau masyarakat menjelang akhir Oktober 2026.
Harga Daging Sapi Kualitas 1 Rp152.550 per Kg
Berdasarkan catatan PIHPS Nasional, harga rata-rata daging sapi kualitas 1 berada di angka Rp152.550 per kg. Nilai tersebut turun Rp200 dibandingkan data sebelumnya.
Adapun daging sapi kualitas 2 dijual dengan harga rata-rata Rp143.350 per kg, atau lebih rendah Rp9.200 dibandingkan kualitas 1.
Harga daging sapi di pasar setempat dapat berbeda dari angka rata-rata nasional.
Perbedaan kualitas daging, ketersediaan pasokan, permintaan konsumen, dan biaya distribusi dapat memengaruhi harga yang dijumpai pembeli.
Harga Daging Ayam dan Telur Ayam Turun
Selain daging sapi, sejumlah komoditas protein hewani lainnya juga mengalami penurunan harga.
Daging ayam ras segar tercatat Rp39.150 per kg, turun Rp1.050 atau 2,61 persen.
Sementara itu, harga telur ayam ras segar turun Rp250 atau 0,84 persen menjadi Rp29.350 per kg.
Harga Cabai Turun di Tingkat Nasional
Penurunan cukup besar juga tercatat pada beberapa jenis cabai. Harga cabai rawit merah turun Rp6.700 atau 6,49 persen menjadi Rp96.500 per kg.
Cabai merah besar mengalami penurunan Rp5.700 atau 7,57 persen menjadi Rp69.600 per kg.
Sementara itu, cabai merah keriting turun Rp5.650 atau 6,54 persen menjadi Rp80.700 per kg.
Adapun cabai rawit hijau turun Rp650 atau 0,82 persen sehingga berada di angka Rp79.100 per kg.
Harga Bawang Merah dan Bawang Putih Melemah
Harga bawang merah ukuran sedang tercatat Rp36.350 per kg, turun Rp800 atau 2,15 persen.
Bawang putih ukuran sedang juga mengalami penurunan Rp400 atau 1,04 persen menjadi Rp38.100 per kg.
Harga Beras Bergerak Beragam
Pergerakan harga beras berbeda-beda berdasarkan jenisnya. Beras kualitas bawah I naik Rp150 atau 1,01 persen menjadi Rp15.050 per kg.
Sebaliknya, beras medium I turun Rp50 menjadi Rp16.600 per kg, sedangkan beras super I turun Rp100 menjadi Rp17.900 per kg.
Beras kualitas bawah II tetap Rp14.750 per kg dan beras medium II bertahan di Rp16.450 per kg. Sementara itu, beras super II naik Rp50 menjadi Rp17.450 per kg.
Harga Gula dan Minyak Goreng Bervariasi
Harga gula pasir premium turun Rp50 atau 0,24 persen menjadi Rp20.500 per kg. Sebaliknya, gula pasir lokal naik Rp200 atau 1,03 persen menjadi Rp19.550 per kg.
Harga minyak goreng curah masih stabil di angka Rp20.350 per kg.
Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek 1 naik Rp50 menjadi Rp24.400 per kg, sedangkan kemasan bermerek 2 naik Rp150 menjadi Rp23.750 per kg.
Secara keseluruhan, data PIHPS Nasional pada Kamis (29/10/2026) menunjukkan pergerakan harga pangan yang beragam.
Khusus daging sapi, harga kualitas 1 turun menjadi Rp152.550 per kg dan kualitas 2 menjadi Rp143.350 per kg.
Angka tersebut merupakan rata-rata nasional, sehingga harga di pasar masing-masing daerah dapat berbeda. (kangtop)












