Suka Minum Es Blewah? Kenali Kandungan Nutrisi dan Cara Menyimpannya agar Tetap Segar

Kesehatan53 Dilihat

KONCOdewe.com – Menikmati minuman dingin dengan campuran buah segar menjadi salah satu cara sederhana untuk menyegarkan tubuh ketika cuaca sedang panas.

Setelah menjalani aktivitas seharian di bawah terik matahari, hidangan yang kaya air dan memiliki rasa manis alami tentu terasa semakin menggugah selera.

Salah satu buah yang cocok dijadikan pilihan adalah blewah.

Buah yang kerap diolah menjadi es buah atau minuman segar ini mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket.

Blewah juga identik dengan bulan Ramadan karena sering dijadikan bahan minuman untuk berbuka puasa.

Rasanya yang manis, aromanya yang khas, serta tekstur daging buahnya yang lembut membuat blewah disukai berbagai kalangan.

Namun, blewah bukan sekadar pelengkap minuman.

Buah yang masih berkerabat dengan melon ini juga mengandung air, vitamin, dan sejumlah zat gizi yang bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari.

Kandungan Air Blewah Membantu Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Salah satu keunggulan blewah adalah kandungan airnya yang tinggi.

Karakteristik tersebut membuat buah ini cocok dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan untuk membantu menjaga kecukupan cairan tubuh.

Ketika seseorang beraktivitas di luar ruangan, berolahraga, atau melakukan perjalanan jauh, tubuh dapat kehilangan cairan melalui keringat.

Mengonsumsi buah yang mengandung banyak air, seperti blewah, bisa menjadi salah satu cara untuk membantu mengganti cairan yang hilang.

Blewah juga dapat menjadi pilihan makanan segar saat berbuka puasa.

Setelah berjam-jam tidak makan dan minum, mengonsumsi air putih bersama buah segar dapat membantu tubuh kembali memperoleh cairan secara bertahap.

Meski demikian, blewah tidak sepenuhnya dapat disamakan dengan minuman isotonik yang diformulasikan khusus untuk mengganti cairan dan elektrolit.

Untuk aktivitas sehari-hari, buah ini dapat menjadi bagian dari pola makan sehat, sedangkan kebutuhan rehidrasi setelah olahraga berat perlu disesuaikan dengan jumlah cairan dan elektrolit yang hilang.

Mengenal Kandungan Gizi dalam Buah Blewah

Blewah mengandung sejumlah zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Data komposisi pangan dapat berbeda menurut varietas, tingkat kematangan, serta kondisi buah.

Dalam data yang sering dikutip mengenai blewah, setiap 100 gram buah disebut mengandung sekitar 39 kalori, 10,2 gram karbohidrat, dan 36,7 miligram vitamin C.

Blewah juga dikenal mengandung beta-karoten, yaitu pigmen alami yang memberikan warna jingga pada daging buah.

Di dalam tubuh, beta-karoten dapat diubah menjadi vitamin A sesuai kebutuhan.

Vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen, membantu penyerapan zat besi dari sumber nabati, serta mendukung fungsi normal sistem kekebalan tubuh.

BACA:  Nanas Bukan Sekadar Buah Manis-Asam, Ini Kandungan Nutrisi dan Potensi Manfaatnya

Sementara itu, vitamin A berperan dalam menjaga kesehatan mata, fungsi kekebalan tubuh, dan pemeliharaan jaringan tubuh.

Blewah juga memiliki kandungan gula alami, termasuk fruktosa.

Karena itu, meskipun buah ini dapat menjadi bagian dari menu sehat, jumlah konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang, terutama bagi mereka yang perlu mengendalikan asupan gula.

Kaya Warna Jingga, Blewah Mengandung Karotenoid

Warna jingga pada blewah bukan sekadar membuat tampilannya menarik.

Warna tersebut berkaitan dengan keberadaan karotenoid, termasuk beta-karoten, yang memiliki aktivitas antioksidan.

Antioksidan membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Namun, manfaat tersebut tidak berarti bahwa mengonsumsi blewah saja dapat mencegah seluruh gangguan kesehatan.

Pola makan beragam dengan sayuran, buah-buahan, sumber protein, serta kebiasaan hidup sehat tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi tubuh.

Blewah dapat menjadi salah satu pilihan untuk menambah variasi konsumsi buah harian.

Dibandingkan hanya mengandalkan satu jenis buah, mengombinasikan blewah dengan buah lain akan membantu menghadirkan variasi vitamin, mineral, serat, dan zat gizi lainnya.

Vitamin C Blewah Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit

Selain membantu memenuhi kebutuhan vitamin, blewah juga dapat mendukung pemeliharaan kesehatan kulit melalui kandungan vitamin C dan karotenoidnya.

Vitamin C dibutuhkan tubuh untuk membentuk kolagen, protein yang membantu mempertahankan struktur kulit dan jaringan ikat.

Sementara itu, karotenoid merupakan bagian dari senyawa yang berperan dalam perlindungan sel terhadap stres oksidatif.

Meski demikian, blewah bukan obat untuk mengatasi gangguan kulit dan tidak bisa menggantikan perawatan medis jika seseorang mengalami masalah kulit tertentu.

Kesehatan kulit dipengaruhi banyak faktor, antara lain asupan gizi, paparan sinar matahari, kecukupan cairan, kualitas tidur, dan kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Mengonsumsi blewah bersama buah dan sayuran lainnya dapat menjadi bagian dari kebiasaan makan yang mendukung kesehatan kulit.

Perlindungan dari sinar matahari, seperti menggunakan tabir surya dan mengenakan pakaian pelindung ketika diperlukan, juga tetap penting.

Blewah dan Semangka, Sama-Sama Menyegarkan

Semangka dan blewah sama-sama dikenal sebagai buah yang menyegarkan karena kandungan airnya.

Keduanya juga memiliki karakteristik gizi yang berbeda, bergantung pada varietas dan tingkat kematangannya.

Blewah dengan daging buah berwarna jingga dikenal memiliki kandungan karotenoid.

Sedangkan semangka memiliki warna daging buah yang beragam dan dapat mengandung likopen, terutama pada varietas berdaging merah.

Karena kandungan gizi setiap buah tidak sepenuhnya sama, keduanya tidak perlu dipertentangkan.

Mengonsumsi berbagai jenis buah secara bergantian justru dapat membantu memperkaya asupan zat gizi.

Blewah juga tidak harus selalu disajikan sebagai minuman manis.

BACA:  Sering Dianggap Pelengkap, Padahal Buah Punya Manfaat Besar yang Jarang Disadari

Daging buahnya dapat dinikmati langsung setelah dikupas dan dipotong, sehingga rasa alaminya tetap terasa tanpa tambahan gula atau sirup.

Cara Menyimpan Blewah agar Tetap Segar

Di balik kesegarannya, blewah yang telah dipotong lebih mudah mengalami penurunan mutu karena bagian daging buahnya terbuka dan dapat terpapar udara maupun mikroorganisme.

Karena itu, sebaiknya blewah dipotong sesuai kebutuhan. Jika tidak langsung habis, simpan potongan buah dalam wadah bersih dan tertutup di lemari pendingin.

Jangan membiarkannya terlalu lama berada pada suhu ruang, terutama ketika cuaca panas.

Sebelum memotong buah, cuci bagian kulitnya terlebih dahulu dengan air mengalir dan gunakan pisau serta talenan yang bersih.

Langkah ini membantu mengurangi risiko perpindahan kotoran atau mikroorganisme dari kulit ke daging buah saat dipotong.

Blewah yang telah dipotong tidak selalu harus habis dalam satu hari, tetapi tetap perlu disimpan dengan benar dan segera dikonsumsi.

Jika buah menunjukkan perubahan bau, tekstur, atau tanda kerusakan, sebaiknya jangan dimakan.

Mudah Ditemukan dan Bisa Diolah Menjadi Beragam Hidangan

Blewah relatif mudah ditemukan di pasar tradisional, pedagang buah, maupun supermarket.

Ketersediaannya sering meningkat menjelang dan selama bulan Ramadan karena banyak orang menggunakannya sebagai bahan minuman berbuka puasa.

Buah ini dapat diolah menjadi es blewah, campuran es buah, atau minuman segar dengan tambahan air putih dan sedikit perasan jeruk.

Bagi yang ingin mengurangi asupan gula, blewah dapat dinikmati tanpa sirup atau susu kental manis karena buah ini sudah memiliki rasa manis alami.

Memilih buah yang segar, mencucinya dengan benar, serta menyimpannya secara tepat merupakan langkah sederhana untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan.

Jadikan Blewah sebagai Bagian dari Pola Makan Seimbang

Blewah memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari kandungan air hingga vitamin dan karotenoid yang mendukung fungsi normal tubuh.

Buah ini cocok dikonsumsi sebagai camilan segar, pelengkap hidangan, maupun bagian dari menu berbuka puasa.

Meski demikian, tidak ada satu jenis buah yang mampu memenuhi seluruh kebutuhan gizi manusia.

Blewah sebaiknya dikonsumsi bersama aneka buah, sayuran, protein, dan sumber pangan lain dalam jumlah yang seimbang.

Dengan pengolahan yang sederhana dan tanpa tambahan gula berlebihan, blewah dapat menjadi pilihan menyegarkan sekaligus membantu memperkaya variasi makanan sehari-hari.

Kesegaran dan kandungan gizinya menjadikan buah ini layak dipertimbangkan sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehat keluarga. (kangtop)