KONCOdewe.com – Presiden China Xi Jinping menyambut kedatangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gerbang Timur Balai Besar Rakyat, Beijing, Kamis (14/5) sekitar pukul 10.00 waktu setempat.
Xi terlihat menunggu di tangga bawah hingga Trump turun dari mobil kepresidenan “The Beast”, sebelum keduanya berjabat tangan dan memulai rangkaian upacara kenegaraan.
Setelah itu, kedua pemimpin memperkenalkan anggota delegasi masing-masing. Dari pihak China hadir sejumlah pejabat tinggi.
Di antaranya Sekretaris Sekretariat Partai Komunis China Cai Qi, Menteri Luar Negeri Wang Yi, Menteri Pertahanan Dong Jun, Menteri Perdagangan Wang Wentao, serta Ketua Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Zheng Shanjie.
Sementara dari delegasi Amerika Serikat, turut diperkenalkan Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Menteri Keuangan Scott Bessent.
Serta sejumlah tokoh bisnis ternama seperti Elon Musk (Tesla dan SpaceX), Ryan McInerney (Visa), Jensen Huang (NVIDIA), dan Tim Cook (Apple).
Dikutip dari kantor berita Antara, kedua kepala negara kemudian menuju mimbar kehormatan.
Lagu kebangsaan China dan Amerika Serikat dikumandangkan oleh kelompok musik militer, diikuti tembakan salvo 21 kali di Lapangan Tiananmen.
Xi dan Trump selanjutnya memeriksa barisan kehormatan Tentara Pembebasan Rakyat dan menyaksikan parade militer.
Di penghujung prosesi, puluhan anak-anak menyambut keduanya sambil membawa bunga serta bendera kedua negara dan meneriakkan ucapan selamat datang dalam bahasa Mandarin.
Seusai upacara, Xi sempat berbincang singkat dengan Trump di tangga bawah sambil menunjukkan kawasan Lapangan Tiananmen sebelum keduanya memasuki Balai Besar Rakyat untuk memulai pertemuan bilateral.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menegaskan bahwa diplomasi tingkat kepala negara memiliki peran penting dalam memberikan arah strategis bagi hubungan China dan AS.
Ia menyebut kunjungan Trump diharapkan menjadi momentum pertukaran pandangan mendalam terkait hubungan bilateral, perdamaian, dan pembangunan global.
Trump tiba di Beijing pada Rabu malam (13/5) didampingi lebih dari selusin pimpinan perusahaan besar Amerika.
Ia berharap kunjungan ini menghasilkan kesepakatan bisnis besar di tengah ketegangan perdagangan dan persaingan teknologi antara kedua negara.
Menjelang pertemuan puncak dua hari hingga Jumat (15/5), Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng telah lebih dulu bertemu di Korea Selatan sebagai bagian dari persiapan diplomatik.
Dalam perjalanannya menuju Beijing, Trump menyatakan keinginannya agar China membuka akses lebih luas bagi kerja sama ekonomi.
Ia juga menyoroti pentingnya peran para eksekutif yang ikut serta dalam rombongan untuk memperkuat hubungan bisnis kedua negara.
Di sisi lain, perhatian dunia juga tertuju pada kemungkinan pembahasan konflik Iran serta isu Taiwan.
Trump sebelumnya menyatakan akan mengadakan pembicaraan panjang dengan Xi terkait konflik tersebut, mengingat hubungan ekonomi dan politik China yang erat dengan Iran.
Kunjungan ini menandai lawatan presiden AS pertama ke China sejak November 2017, sekaligus menjadi momentum penting bagi arah hubungan dua kekuatan terbesar dunia di tengah dinamika geopolitik global. (kangtop)











