Shin Tae-yong Datang, Persija Jakarta Kirim Sinyal Serius untuk Perburuan Gelar Musim Depan

Olahraga9 Dilihat

KONCOdewe.com – Persija Jakarta akhirnya menjawab berbagai spekulasi mengenai sosok pelatih yang akan memimpin tim pada Super League 2026/2027.

Klub kebanggaan ibu kota itu secara resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru dengan kontrak berdurasi tiga tahun.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung dalam acara perkenalan yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026).

Momen itu terasa istimewa karena untuk pertama kalinya Shin Tae-yong diperkenalkan secara terbuka kepada publik sebagai pelatih Persija di hadapan media dan pendukung Macan Kemayoran.

Sebelum memasuki ruang konferensi pers, manajemen Persija lebih dahulu memutar tayangan video yang menampilkan perjalanan karier dan sejumlah pencapaian pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Setelah video berdurasi sekitar dua menit itu selesai diputar, Shin Tae-yong kemudian hadir dan menyapa para awak media.

Dengan senyum khasnya, mantan pelatih Timnas Indonesia itu memperkenalkan diri sebagai bagian dari keluarga besar Persija Jakarta yang akan memulai tantangan baru di kompetisi musim depan.

Persija Siapkan Proyek Jangka Panjang

Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, mengungkapkan bahwa kerja sama dengan Shin Tae-yong tidak hanya berfokus pada hasil dalam waktu singkat.

Manajemen sengaja memberikan kontrak jangka panjang karena ingin membangun fondasi yang kuat untuk masa depan klub.

Menurutnya, Persija membutuhkan pelatih yang tidak hanya mampu membawa tim meraih prestasi, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan pemain muda yang menjadi aset penting klub.

Prapanca menilai Shin Tae-yong memiliki pengalaman, kedisiplinan, serta visi yang sejalan dengan arah pembangunan Persija dalam beberapa tahun ke depan.

Karena itu, pelatih berusia 57 tahun tersebut diharapkan ikut terlibat dalam pembinaan talenta-talenta muda yang berasal dari akademi Persija.

BACA:  Adam Alis Mengamuk! Persib Bandung Taklukkan Persija Jakarta 2-1 di Duel Klasik Penuh Gengsi

Manajemen berharap dalam tiga tahun ke depan proses percepatan pembangunan tim dapat berjalan lebih maksimal sehingga Persija mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kompetisi Asia.

Proses Pendekatan Sudah Berlangsung Lama

Prapanca juga mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Shin Tae-yong sebenarnya sudah dilakukan sejak kompetisi musim lalu masih berlangsung.

Saat itu, manajemen mulai melakukan evaluasi internal setelah melihat performa tim yang mengalami pasang surut menjelang akhir musim.

Diskusi mengenai kebutuhan pelatih baru mulai dilakukan ketika liga memasuki pekan-pekan akhir.

Meski Mauricio Souza dinilai telah bekerja dengan baik, manajemen merasa perlu melakukan perubahan untuk mencapai target yang lebih tinggi.

Persija memang berhasil mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 71 poin.

Namun hasil tersebut belum cukup untuk memenuhi ambisi klub yang mengincar gelar juara.

Karena alasan itulah, pencarian pelatih baru mulai dilakukan hingga akhirnya pilihan jatuh kepada Shin Tae-yong.

Sosok yang Sudah Sangat Dikenal Publik Indonesia

Nama Shin Tae-yong memiliki tempat tersendiri di hati pecinta sepak bola Indonesia.

Selama menangani Timnas Indonesia pada periode 2019 hingga 2025, ia berhasil menghadirkan sejumlah pencapaian yang sebelumnya sulit diraih.

Salah satu prestasi terbesar yang ditorehkannya adalah membawa tiga kelompok usia Timnas Indonesia, yakni U-20, U-23, dan senior, tampil di putaran final Piala Asia.

Di level senior, Shin Tae-yong berhasil mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk kembali tampil di Piala Asia 2023 setelah absen selama 18 tahun.

Tak hanya itu, ia juga mencatat sejarah dengan membawa skuad Garuda lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya.

Pencapaian yang paling membekas tentu keberhasilannya mengantarkan Indonesia melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

BACA:  Persijap Jepara Bungkam GBLA! Persib Bandung Gagal Menang di Tengah Tekanan Juara

Prestasi tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perkembangan sepak bola nasional.

Meski demikian, perjalanan Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia berakhir setelah PSSI memutuskan mengakhiri kerja sama usai hasil kurang memuaskan di ajang Piala AFF.

Tantangan Baru Bersama Macan Kemayoran

Setelah meninggalkan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sempat kembali ke Korea Selatan dan menangani Ulsan HD.

Namun kiprahnya di klub tersebut berlangsung singkat.

Dalam 10 pertandingan yang dipimpinnya, Ulsan HD mencatat dua kemenangan, empat hasil imbang, dan empat kekalahan.

Hasil itu membuat perjalanan STY bersama klub tersebut tidak berlangsung lama.

Kini, pelatih yang dikenal memiliki karakter disiplin dan tegas itu kembali ke Indonesia dengan tantangan yang berbeda.

Bersama Persija Jakarta, ia diharapkan mampu membangun tim yang lebih kompetitif sekaligus mengembalikan kejayaan Macan Kemayoran di papan atas sepak bola nasional.

Dengan dukungan ribuan Jakmania serta kualitas pemain yang dimiliki Persija, kehadiran Shin Tae-yong menjadi harapan baru bagi klub ibu kota untuk kembali berburu gelar pada musim mendatang. (kangtop)