KONCOdewe.com – Harga cabai rawit hijau di pasar eceran nasional mengalami penurunan cukup besar pada Jumat, 6 November 2026.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, komoditas tersebut dijual dengan harga rata-rata Rp75.550 per kilogram.
Angka tersebut turun Rp2.800 atau sekitar 3,57 persen dibandingkan pencatatan sebelumnya.
Penurunan ini menjadikan cabai rawit hijau sebagai salah satu komoditas cabai yang mengalami koreksi harga di tengah pergerakan harga pangan nasional.
Data PIHPS yang diperbarui pada Jumat (6/11/2026) pukul 16.39 WIB memperlihatkan kondisi harga cabai yang bergerak berbeda-beda.
Ketika cabai rawit hijau mengalami penurunan, harga cabai merah keriting justru melonjak Rp5.650 atau 6,77 persen menjadi Rp89.150 per kilogram.
Sementara itu, cabai rawit merah turun Rp1.050 menjadi Rp95.150 per kilogram.
Harga cabai merah besar juga terkoreksi Rp950 sehingga berada di level Rp70.650 per kilogram.
Perubahan harga tersebut menunjukkan bahwa penurunan pada cabai rawit hijau belum diikuti seluruh jenis cabai.
Bahkan, cabai merah keriting mengalami kenaikan cukup tajam dibandingkan komoditas cabai lainnya.
Harga Bawang dan Beras Ikut Bergerak
Selain cabai, harga sejumlah komoditas pangan lainnya juga mengalami perubahan.
Bawang merah ukuran sedang tercatat Rp37.400 per kilogram setelah naik Rp300.
Adapun bawang putih ukuran sedang mencapai Rp38.300 per kilogram atau bertambah Rp50.
Pada kelompok beras, harga kualitas bawah I naik Rp50 menjadi Rp15.000 per kilogram. Beras bawah II masih bertahan di angka Rp14.800 per kilogram.
Beras medium I dan medium II masing-masing mengalami kenaikan Rp100 menjadi Rp16.750 dan Rp16.550 per kilogram.
Sementara beras kualitas super I dijual Rp18.050 per kilogram, sedangkan super II mencapai Rp17.550 per kilogram.
Harga Daging, Gula, Minyak Goreng, dan Telur
Untuk komoditas daging, harga ayam ras segar turun Rp250 menjadi Rp38.750 per kilogram.
Berbeda dengan ayam, daging sapi kualitas I mengalami kenaikan Rp1.000 menjadi Rp153.700 per kilogram.
Daging sapi kualitas II juga naik Rp650 menjadi Rp144.350 per kilogram.
Harga gula pasir premium tercatat Rp20.650 per kilogram setelah bertambah Rp50. Sementara gula pasir lokal naik Rp150 menjadi Rp19.650 per kilogram.
Pada komoditas minyak goreng, harga minyak curah naik Rp50 menjadi Rp20.400 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerek I masih bertahan Rp24.400 per kilogram, sedangkan merek II naik Rp50 menjadi Rp23.650 per kilogram.
Adapun harga telur ayam ras segar mengalami penurunan Rp150 menjadi Rp29.200 per kilogram.
Perkembangan harga pangan tersebut memperlihatkan adanya perbedaan arah pergerakan antarkomoditas.
Bagi masyarakat, khususnya konsumen yang rutin membeli kebutuhan dapur, penurunan harga cabai rawit hijau menjadi salah satu informasi yang menarik untuk diperhatikan di tengah perubahan harga bahan pokok lainnya. (kangtop)






