Harga Cabai Rawit Merah 28 Oktober 2026 Turun Rp4.300, Kini Rp98.950 per Kilogram

Kombis121 Dilihat

KONCOdewe.com – Sejumlah harga bahan pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional mengalami perubahan pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga beberapa komoditas tercatat turun, termasuk cabai rawit merah yang mengalami penurunan cukup besar.

Data PIHPS yang diperbarui pada Rabu (28/10/2026) pukul 18.00 WIB menunjukkan harga cabai rawit merah berada di angka Rp98.950 per kilogram.

Nilai tersebut turun Rp4.300 atau sekitar 4,16 persen dibandingkan pencatatan sebelumnya.

Penurunan juga terjadi pada cabai merah besar. Komoditas ini dijual dengan harga rata-rata Rp71.800 per kilogram, setelah berkurang Rp4.050 atau 5,34 persen.

Sementara itu, cabai merah keriting turun Rp3.150 atau 3,62 persen menjadi Rp83.950 per kilogram.

Berbeda dengan dua jenis cabai merah tersebut, harga cabai rawit hijau belum mengalami perubahan.

PIHPS mencatat komoditas ini masih bertahan di angka Rp79.750 per kilogram.

Harga Bawang Merah dan Bawang Putih

Pada kelompok bawang, harga bawang merah ukuran sedang tercatat Rp36.900 per kilogram. Angka tersebut turun Rp200 atau 0,54 persen.

Adapun bawang putih ukuran sedang dijual dengan harga rata-rata Rp38.500 per kilogram, turun Rp50 atau 0,13 persen.

Harga Beras Beragam

Harga beras menunjukkan pergerakan yang berbeda-beda berdasarkan kualitasnya.

Beras kualitas bawah I masih berada di angka Rp14.950 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II naik Rp150 atau 1,02 persen menjadi Rp14.900 per kilogram.

Untuk beras kualitas medium I, harga tercatat Rp16.700 per kilogram setelah naik Rp50 atau 0,3 persen.

Sementara itu, beras medium II tidak mengalami perubahan dan tetap Rp16.450 per kilogram.

BACA:  Harga Bawang Merah Hari Ini 25 September 2026 Naik, Segini Harganya per Kilogram

Pada kelompok beras kualitas super, harga beras super I naik Rp100 atau 0,56 persen menjadi Rp18.050 per kilogram.

Beras super II juga mengalami kenaikan Rp100 atau 0,57 persen, sehingga berada di angka Rp17.500 per kilogram.

Harga Daging Ayam dan Sapi

Harga daging ayam ras segar mengalami penurunan Rp850 atau 2,11 persen menjadi Rp39.500 per kilogram.

Sebaliknya, harga daging sapi cenderung meningkat. Daging sapi kualitas I tercatat Rp153.300 per kilogram, naik Rp250 atau 0,16 persen.

Sementara daging sapi kualitas II naik Rp100 atau 0,07 persen menjadi Rp144.200 per kilogram.

Harga Gula Pasir Naik

Pada komoditas gula, harga gula pasir kualitas premium naik Rp100 atau 0,49 persen menjadi Rp20.700 per kilogram.

Gula pasir lokal juga mengalami kenaikan Rp150 atau 0,77 persen, sehingga mencapai Rp19.550 per kilogram.

Harga Minyak Goreng Ikut Bergerak Naik

Harga minyak goreng tercatat mengalami kenaikan pada seluruh kategori yang dipantau. Minyak goreng curah naik Rp100 atau 0,49 persen menjadi Rp20.350 per kilogram.

Minyak goreng kemasan bermerek 1 mengalami kenaikan Rp200 atau 0,82 persen menjadi Rp24.500 per kilogram.

Sementara minyak goreng kemasan bermerek 2 naik Rp100 atau 0,42 persen menjadi Rp23.700 per kilogram.

Harga Telur Ayam Turun

Harga telur ayam ras segar tercatat turun Rp150 atau 0,51 persen menjadi Rp29.500 per kilogram.

Perubahan harga berbagai komoditas tersebut menunjukkan bahwa pergerakan pangan tidak berlangsung seragam.

Sebagian komoditas mengalami penurunan, sementara yang lain justru naik atau bertahan.

Data PIHPS ini merupakan rata-rata harga nasional di tingkat pedagang eceran, sehingga harga di pasar setempat dapat berbeda sesuai kondisi masing-masing daerah. (kangtop)