Harga Cabai Merah Keriting Rp 85.550 per Kg, Berapa Harga Cabai Lainnya?

Kombis173 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga cabai merah keriting di pasar eceran nasional tercatat mengalami penurunan pada Selasa (27/10/2026).

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga komoditas tersebut berada di level Rp 85.550 per kilogram (kg) pada pukul 19.25 WIB.

Harga cabai merah keriting turun Rp 2.550 atau sekitar 2,89 persen dibandingkan pencatatan sebelumnya.

Perubahan ini menjadi salah satu pergerakan harga pada kelompok cabai yang terpantau dalam data pangan nasional.

Selain cabai merah keriting, harga cabai merah besar juga mengalami penurunan.

Komoditas tersebut dijual dengan harga rata-rata Rp 72.900 per kg, berkurang Rp 2.800 atau 3,7 persen.

Sementara itu, cabai rawit merah tercatat Rp 101.050 per kg setelah turun Rp 4.400 atau 4,17 persen.

Berbeda dengan komoditas cabai lainnya, harga cabai rawit hijau justru naik Rp 50 atau 0,06 persen menjadi Rp 80.150 per kg.

Harga Beras Mengalami Perubahan

Pergerakan harga juga terjadi pada kelompok beras. Beras kualitas bawah I masih bertahan di angka Rp 14.950 per kg, sedangkan kualitas bawah II naik Rp 100 menjadi Rp 14.800 per kg.

Untuk beras medium I, harga tidak berubah dan tetap Rp 16.650 per kg. Adapun beras medium II naik Rp 50 menjadi Rp 16.450 per kg.

Sementara itu, harga beras kualitas super I turun Rp 50 menjadi Rp 17.900 per kg.

Sebaliknya, beras super II mengalami kenaikan Rp 50 sehingga mencapai Rp 17.450 per kg.

Harga Bawang Merah dan Bawang Putih Menurun

Data PIHPS menunjukkan bawang merah ukuran sedang dijual dengan harga rata-rata Rp 37.100 per kg.

BACA:  Cabai Merah Keriting Tembus Rp87.500 per Kg, Ini Pergerakan Harga Cabai Lainnya

Angka tersebut turun Rp 150 atau 0,4 persen dibandingkan harga sebelumnya.

Penurunan juga terjadi pada bawang putih ukuran sedang. Harganya berkurang Rp 600 atau 1,55 persen menjadi Rp 38.150 per kg.

Harga Daging Ayam dan Sapi Turun

Pada kelompok protein hewani, daging ayam ras segar tercatat Rp 39.550 per kg. Harga ini turun Rp 1.050 atau 2,59 persen.

Daging sapi kualitas I mengalami penurunan Rp 150 atau 0,1 persen menjadi Rp 152.500 per kg.

Penurunan dengan besaran yang sama juga terjadi pada daging sapi kualitas II, yang kini berada di angka Rp 143.450 per kg.

Adapun telur ayam ras segar dijual dengan harga rata-rata Rp 29.600 per kg, turun Rp 100 atau 0,34 persen dari pencatatan sebelumnya.

Harga Gula dan Minyak Goreng

Untuk komoditas gula pasir, harga kualitas premium masih stabil di angka Rp 20.600 per kg.

Sementara itu, gula pasir lokal naik Rp 50 atau 0,26 persen menjadi Rp 19.400 per kg.

Harga minyak goreng curah tercatat Rp 20.250 per kg setelah turun Rp 50 atau 0,25 persen.

Minyak goreng kemasan bermerek 1 masih dijual Rp 24.450 per kg, sedangkan kemasan bermerek 2 turun Rp 50 atau 0,21 persen menjadi Rp 23.600 per kg.

Daftar Harga Pangan Nasional 27 Oktober 2026

Berikut rincian harga rata-rata komoditas pangan nasional berdasarkan data PIHPS pada Selasa (27/10/2026) pukul 19.25 WIB:

  • Bawang merah ukuran sedang: Rp 37.100 per kg.
  • Bawang putih ukuran sedang: Rp 38.150 per kg.
  • Beras kualitas bawah I: Rp 14.950 per kg.
  • Beras kualitas bawah II: Rp 14.800 per kg.
  • Beras medium I: Rp 16.650 per kg.
  • Beras medium II: Rp 16.450 per kg.
  • Beras super I: Rp 17.900 per kg.
  • Beras super II: Rp 17.450 per kg.
  • Cabai merah besar: Rp 72.900 per kg.
  • Cabai merah keriting: Rp 85.550 per kg.
  • Cabai rawit hijau: Rp 80.150 per kg.
  • Cabai rawit merah: Rp 101.050 per kg.
  • Daging ayam ras segar: Rp 39.550 per kg.
  • Daging sapi kualitas I: Rp 152.500 per kg.
  • Daging sapi kualitas II: Rp 143.450 per kg.
  • Gula pasir premium: Rp 20.600 per kg.
  • Gula pasir lokal: Rp 19.400 per kg.
  • Minyak goreng curah: Rp 20.250 per kg.
  • Minyak goreng kemasan bermerek 1: Rp 24.450 per kg.
  • Minyak goreng kemasan bermerek 2: Rp 23.600 per kg.
  • Telur ayam ras segar: Rp 29.600 per kg.
BACA:  Harga Bawang Merah 7 September 2026 Turun, Kini Jadi Rp38.100 per Kilogram

Harga tersebut merupakan rata-rata nasional di tingkat pedagang eceran.

Nilai yang berlaku di pasar daerah dapat berbeda, bergantung pada ketersediaan pasokan, distribusi, dan permintaan konsumen. (kangtop)