Harga Minyak Goreng Hari Ini Masih Stabil, Curah Rp20.600 per Liter

Kombis4 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga minyak goreng di tingkat pedagang eceran nasional masih menunjukkan kestabilan berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia.

Dalam pembaruan pada Minggu (14/6/2026) pukul 06.25 WIB, minyak goreng curah dipasarkan dengan harga rata-rata Rp20.600 per liter.

Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek I dijual sekitar Rp24.200 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II berada di level Rp23.200 per liter.

Harga tersebut menjadi acuan rata-rata nasional di tingkat pedagang eceran.

Harga Beras, Telur, dan Bawang

Selain minyak goreng, PIHPS juga mencatat harga berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Untuk komoditas beras, harga masih bervariasi berdasarkan kualitas, mulai dari Rp14.500 per kilogram untuk beras kualitas bawah II hingga Rp17.550 per kilogram untuk beras kualitas super I.

Sementara itu, telur ayam ras dipasarkan dengan harga rata-rata Rp30.100 per kilogram.

Adapun bawang merah dijual sekitar Rp55.450 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di kisaran Rp42.300 per kilogram.

Harga Cabai Masih Tinggi

Di kelompok hortikultura, cabai rawit merah masih menjadi komoditas dengan harga tertinggi, yakni Rp74.550 per kilogram.

Selain itu, cabai merah besar dipasarkan sekitar Rp61.300 per kilogram, cabai merah keriting seharga Rp56.150 per kilogram, dan cabai rawit hijau berada di level Rp53.900 per kilogram.

Daging dan Gula Pasir

Untuk komoditas protein hewani, daging ayam ras segar dijual rata-rata Rp37.200 per kilogram.

Sementara daging sapi kualitas I dipasarkan seharga Rp148.600 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II berada di angka Rp139.650 per kilogram.

Di sisi lain, gula pasir premium tercatat dijual Rp20.250 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal dipasarkan sekitar Rp19.150 per kilogram.

BACA:  Harga Minyak Goreng Terbaru Bikin Perhatian, Ini Rinciannya Hari Ini

Data PIHPS tersebut merupakan rata-rata harga pangan nasional di tingkat pedagang eceran.

Harga di setiap daerah dapat berbeda bergantung pada kondisi pasokan, distribusi, serta tingkat permintaan di wilayah masing-masing. (kangtop)