Gempa Dahsyat M 7,4 di Kolombia, Korban Meninggal Bertambah Jadi 224 Orang dan Ratusan Masih Hilang

Kabar45 Dilihat

KONCOdewe.com – Korban meninggal dunia akibat gempa bumi kuat yang mengguncang Kolombia pada Senin (10/8) terus bertambah.

Berdasarkan laporan Reuters yang mengutip keterangan otoritas setempat pada Selasa, jumlah korban tewas kini mencapai 224 orang.

Meningkat dari laporan sebelumnya yang mencatat 169 korban jiwa.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 tersebut membuat pemerintah Kolombia menetapkan status bencana nasional.

Guncangan terjadi pada Senin pagi dengan lokasi pusat gempa berada di sekitar Kota San Jose del Palmar, Departemen Choco.

Getaran kuat tidak hanya dirasakan warga di wilayah sekitar episentrum, tetapi juga terasa di sebagian besar wilayah Kolombia hingga sejumlah negara tetangga.

Pemerintah Kerahkan Sumber Daya ke Wilayah Terdampak

Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella meminta pemerintah bersama jajaran militer memastikan seluruh kebutuhan penanganan bencana dapat segera disalurkan ke wilayah yang terdampak.

Instruksi tersebut diberikan seiring dengan meningkatnya kebutuhan bantuan bagi masyarakat yang menjadi korban gempa.

Pemerintah dan aparat setempat terus melakukan penanganan di daerah yang mengalami dampak paling parah.

Kondisi pascagempa juga masih menjadi perhatian karena selain korban meninggal dunia, terdapat ratusan orang yang dilaporkan hilang maupun membutuhkan perawatan medis.

Ratusan Orang Dilaporkan Hilang

Di Departemen Valle del Cauca (Lembah Cauca), sedikitnya 188 orang dilaporkan hilang setelah gempa mengguncang Kolombia.

Informasi tersebut disampaikan Presiden Abelardo de la Espriella dan dikutip media BluRadio pada Selasa.

Sementara itu, dampak gempa juga dirasakan cukup berat di Kota Cali.

Sekretaris Kesehatan Kota Cali, German Escobar, menyebut sedikitnya 883 orang telah mendapatkan penanganan medis akibat gempa tersebut.

BACA:  Kolombia Diguncang Gempa M 7,4, Korban Jiwa Capai 111 Orang, Ribuan Rumah Rusak

” Saat ini, 883 orang yang terluka sedang dirawat di jaringan rumah sakit,” kata Escobar melalui platform X.

Selain menangani ratusan korban luka, sejumlah fasilitas kesehatan juga ikut terdampak.

Sedikitnya tiga fasilitas medis harus ditutup karena mengalami kerusakan pada bagian infrastrukturnya.

Dengan terus bertambahnya jumlah korban dan masih adanya laporan orang hilang, proses pencarian, penyelamatan, serta penyaluran bantuan menjadi prioritas pemerintah Kolombia setelah gempa dahsyat tersebut. (kangtop)