Harga Cabai Merah Keriting Hari Ini 20 September 2026 Naik, Tembus Rp69.100 per Kilogram

Kombis52 Dilihat

KONCOdewe.com – Perubahan harga pangan kembali terjadi di pasar tradisional pada Minggu, 20 September 2026.

Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional hingga Jumat, 18 September 2026 menunjukkan sejumlah komoditas mengalami kenaikan, sementara beberapa bahan pangan lainnya justru bergerak turun.

Salah satu komoditas yang mencatat kenaikan cukup besar adalah cabai merah keriting. Harganya meningkat 9,42 persen menjadi Rp69.100 per kilogram.

Kenaikan ini menjadi salah satu perubahan yang cukup mencolok dalam kelompok komoditas cabai.

Harga Cabai Merah Keriting Naik

Cabai merah keriting kini berada di level Rp69.100 per kilogram setelah mengalami kenaikan 9,42 persen.

Perubahan tersebut membuat harga cabai jenis ini perlu diperhatikan, terutama bagi masyarakat yang menjadikan cabai sebagai salah satu kebutuhan rutin untuk memasak.

Kenaikan juga terjadi pada jenis cabai lainnya. Cabai merah besar naik 6,23 persen menjadi Rp58.000 per kilogram.

Sementara itu, harga cabai rawit hijau meningkat 4,81 persen menjadi Rp67.600 per kilogram.

Cabai rawit merah juga mengalami kenaikan 6,78 persen dan mencapai Rp96.100 per kilogram.

Dengan demikian, seluruh jenis cabai yang tercatat dalam data PIHPS sama-sama menunjukkan pergerakan naik.

Harga Beras Ikut Menguat

Selain cabai, kelompok beras juga menunjukkan kenaikan pada hampir seluruh jenis yang tercatat.

Beras kualitas bawah I naik Rp100 atau sekitar 0,68 persen menjadi Rp14.900 per kilogram. Beras medium I meningkat Rp50 atau 0,3 persen menjadi Rp16.650 per kilogram.

Harga beras medium II naik sekitar 0,31 persen menjadi Rp16.400 per kilogram.

Beras super I juga mengalami kenaikan 0,56 persen ke posisi Rp17.950 per kilogram, sedangkan beras super II naik 0,29 persen menjadi Rp17.350 per kilogram.

BACA:  Jangan Sepelekan Buah-buahan Ini, Ada 9 Pilihan yang Baik untuk Kesehatan Jantung

Daging Sapi dan Telur Mengalami Kenaikan

Pada kelompok bahan pangan sumber protein, harga daging sapi kualitas I tercatat naik Rp950 atau sekitar 0,62 persen menjadi Rp153.050 per kilogram.

Daging sapi kualitas II juga mengalami peningkatan Rp950 atau 0,67 persen sehingga berada di level Rp143.750 per kilogram.

Harga telur ayam ras segar turut naik Rp200 atau sekitar 0,67 persen menjadi Rp30.050 per kilogram.

Berbeda dengan komoditas tersebut, harga daging ayam ras segar justru turun Rp100 atau sekitar 0,24 persen menjadi Rp42.350 per kilogram.

Gula dan Minyak Goreng Bergerak Berbeda

Harga gula pasir juga mengalami perubahan. Gula pasir kualitas premium naik 0,25 persen menjadi Rp20.400 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal meningkat 0,52 persen menjadi Rp19.200 per kilogram.

Untuk minyak goreng, pergerakannya tidak seragam. Minyak goreng curah turun Rp50 atau sekitar 0,24 persen menjadi Rp20.400 per kilogram.

Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek 1 naik 0,41 persen menjadi Rp24.450 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek 2 juga meningkat 0,43 persen dan berada di harga Rp23.600 per kilogram.

Bawang Merah Turun, Bawang Putih Naik

Perubahan harga juga terlihat pada kelompok bawang. Harga bawang merah ukuran sedang turun Rp450 atau sekitar 1,19 persen menjadi Rp37.250 per kilogram.

Sementara itu, bawang putih ukuran sedang bergerak sebaliknya. Harganya naik Rp100 atau 0,25 persen menjadi Rp39.400 per kilogram.

Pergerakan Harga Pangan Perlu Dicermati

Kenaikan cabai merah keriting menjadi Rp69.100 per kilogram menjadi salah satu catatan penting dalam perkembangan harga pangan kali ini.

Persentase kenaikannya mencapai 9,42 persen, sementara seluruh jenis cabai lain yang tercatat juga mengalami peningkatan.

Di sisi lain, sejumlah komoditas seperti daging ayam, bawang merah, dan minyak goreng curah justru mengalami penurunan.

BACA:  Harga Telur Ayam Ras Hari Ini 26 Agustus 2026, Tercatat Rp28.800 per Kilogram

Perbedaan pergerakan tersebut menunjukkan bahwa harga kebutuhan pangan dapat berubah secara beragam dalam waktu yang sama.

Bagi masyarakat, memantau perkembangan harga dapat membantu menyesuaikan kebutuhan dan anggaran belanja sehari-hari. (kangtop)