Harga Telur Ayam Ras Hari Ini 17 Agustus 2026 Naik, Tembus Rp34.750 per Kilogram

Kombis71 Dilihat

KONCOdewe.com – Harga sejumlah kebutuhan pangan nasional bergerak beragam pada Senin (17/8/2026), bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia (BI), sebagian besar komoditas tercatat mengalami kenaikan.

Salah satu yang patut menjadi perhatian masyarakat adalah harga telur ayam ras segar.

Komoditas yang menjadi kebutuhan sehari-hari tersebut mengalami kenaikan 17,8 persen dan kini berada di level Rp34.750 per kilogram.

Kenaikan harga telur terjadi bersamaan dengan naiknya sejumlah bahan pangan lainnya.

Kondisi tersebut membuat perubahan harga kebutuhan pokok menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang harus mengatur kembali pengeluaran belanja rumah tangga.

Harga Telur Ayam Ras Naik 17,8 Persen

Berdasarkan pantauan PIHPS, harga telur ayam ras segar mencapai Rp34.750 per kilogram pada Senin (17/8/2026).

Jika dibandingkan dengan harga sebelumnya, angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 17,8 persen.

Telur menjadi salah satu komoditas pangan yang mengalami peningkatan cukup signifikan pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan.

Bagi rumah tangga, perubahan harga telur cukup berpengaruh karena komoditas ini banyak digunakan untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari, baik sebagai lauk maupun bahan berbagai jenis makanan.

Cabai Rawit Merah Tembus Rp90.200

Selain telur, lonjakan harga yang cukup besar terjadi pada kelompok cabai. Cabai rawit merah tercatat naik 48,72 persen menjadi Rp90.200 per kilogram.

Sementara itu, harga cabai merah besar meningkat 22,61 persen menjadi Rp60.200 per kilogram. Cabai merah keriting juga naik 22,08 persen hingga mencapai Rp62.200 per kilogram.

Namun, tidak semua jenis cabai mengalami kenaikan. Cabai rawit hijau justru turun 5,3 persen menjadi Rp50.900 per kilogram.

BACA:  Bukan Cabai Saja, Harga Bawang Putih Ikut Bertahan di Kisaran Rp41.600 per Kg

Bawang Merah dan Bawang Putih Ikut Naik

Harga bumbu dapur juga mengalami peningkatan. Bawang merah naik 26,27 persen menjadi Rp49.750 per kilogram.

Kemudian harga bawang putih meningkat 28,2 persen dan mencapai Rp52.050 per kilogram.

Kenaikan dua komoditas tersebut turut menjadi perhatian karena bawang merupakan bahan yang hampir selalu digunakan dalam berbagai masakan rumah tangga.

Harga Beras Bergerak Naik

Kenaikan juga terlihat pada sejumlah kategori beras. Beras kualitas bawah I naik 4,05 persen menjadi Rp15.400 per kilogram, sedangkan beras bawah II meningkat 5,46 persen menjadi Rp15.450 per kilogram.

Untuk beras medium, harga medium I naik 3,65 persen menjadi Rp17.050 per kilogram. Sementara medium II meningkat 5,23 persen menjadi Rp17.100 per kilogram.

Adapun beras super I naik 5,08 persen menjadi Rp18.600 per kilogram dan beras super II meningkat 5,54 persen menjadi Rp18.100 per kilogram.

Daging Ayam Naik, Daging Sapi Turun

Perubahan harga juga terjadi pada komoditas daging. Daging ayam ras segar mengalami kenaikan 24,35 persen menjadi Rp50.550 per kilogram.

Berbeda dengan ayam, harga daging sapi justru mengalami penurunan.

Daging sapi kualitas I turun 6,29 persen menjadi Rp141.600 per kilogram, sedangkan kualitas II turun 3,52 persen menjadi Rp137.150 per kilogram.

Sementara itu, harga gula pasir premium naik 16,01 persen menjadi Rp23.550 per kilogram dan gula pasir lokal meningkat 9,45 persen menjadi Rp20.850 per kilogram.

Untuk minyak goreng, harga bergerak berbeda-beda. Minyak goreng curah turun 4,4 persen menjadi Rp19.550 per liter.

Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek I naik 11,16 persen menjadi Rp26.900 per liter dan bermerek II meningkat 6,82 persen menjadi Rp25.050 per liter.

Dengan harga telur ayam ras kini Rp34.750 per kilogram, masyarakat perlu mencermati perkembangan harga pangan sebelum berbelanja.

BACA:  Update Harga BBM Pertamina Terbaru, Pertamax Tetap Rp12.300 per Liter, Pertalite Masih Rp10.000 per Liter

Apalagi, kenaikan telur terjadi bersamaan dengan meningkatnya sejumlah komoditas lain seperti cabai, bawang, beras, dan daging ayam.

Data PIHPS Nasional BI dapat menjadi salah satu acuan untuk memantau perubahan harga kebutuhan pokok di tingkat nasional. (kangtop)