Ada yang Turun dan Naik, Begini Perubahan Harga BBM Pertamina, BP-AKR, Shell hingga Vivo 9 Agustus 2026

Kombis54 Dilihat

KONCOdewe.com – Memasuki Agustus 2026, sejumlah badan usaha penyalur BBM melakukan penyesuaian harga.

Pertamina, BP-AKR, Shell, dan Vivo tercatat mengubah harga beberapa produk BBM nonsubsidi, dengan sebagian jenis mengalami penurunan dan lainnya justru mengalami kenaikan.

Pertamina menjadi salah satu perusahaan yang memangkas harga BBM nonsubsidi pada awal bulan ini.

Harga Pertamax turun dari sebelumnya Rp16.250 per liter menjadi Rp15.950 per liter.

Penurunan juga terjadi pada Pertamax Green 95, dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter.

Tidak hanya itu, harga Pertamax Turbo turut mengalami penurunan.

BBM dengan RON 98 tersebut kini dijual Rp18.300 per liter, lebih rendah dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp19.300 per liter.

Sementara itu, harga BBM subsidi Pertamina tidak mengalami perubahan.

Pertalite masih dibanderol Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.

Untuk produk diesel nonsubsidi, Dexlite bertahan Rp19.700 per liter dan Pertamina Dex Rp21.150 per liter.

Harga BBM BP-AKR Ikut Mengalami Perubahan

Penyesuaian harga juga dilakukan BP-AKR pada sejumlah produk bensinnya.

Berdasarkan informasi yang diunggah melalui akun resmi Instagram BP Indonesia, harga BP 92 mulai 1 Agustus 2026 berada di angka Rp16.130 per liter.

Harga tersebut lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat Rp16.670 per liter.

Dengan spesifikasi RON 92, BP 92 berada pada kelas bensin yang setara dengan Pertamax.

BP Ultimate juga mengalami penurunan. Harga produk tersebut turun dari Rp17.240 per liter pada bulan sebelumnya menjadi Rp16.760 per liter.

Namun, tidak semua produk BP-AKR mengalami penurunan. BP Ultimate Diesel justru mengalami kenaikan harga dari Rp21.340 menjadi Rp21.910 per liter.

BACA:  Harga BBM Pertamina Terbaru 31 Juli 2026, Ada yang Turun hingga Rp3.650 per Liter, Ini Daftar Lengkapnya di Seluruh Indonesia

Harga BBM Shell, Diesel Naik

Perubahan harga juga terjadi pada produk BBM Shell. Untuk jenis diesel, Shell V-Power Diesel tercatat mengalami kenaikan harga menjadi Rp21.910 per liter.

Harga tersebut meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang berada di level Rp21.340 per liter.

Sementara untuk Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+, data harga dalam daftar tersebut tidak dicantumkan.

Vivo Turunkan Revvo 92, Produk Lain Naik

Vivo juga melakukan penyesuaian harga pada sejumlah produk BBM. Revvo 92 mengalami penurunan dari Rp16.670 menjadi Rp16.130 per liter.

Di sisi lain, Revvo 95 justru mengalami kenaikan. Berdasarkan daftar harga yang diberikan, produk tersebut tercatat Rp17.760 per liter.

Kenaikan juga terjadi pada Diesel Primus. Harga produk diesel Vivo tersebut berubah dari Rp21.340 menjadi Rp21.910 per liter.

Daftar Harga BBM per 9 Agustus 2026

Berikut daftar harga BBM Pertamina, BP-AKR, Shell, dan Vivo yang tercatat pada periode Agustus 2026:

Pertamina

  • Pertalite: Rp10.000 per liter (tetap)
  • Biosolar: Rp6.800 per liter (tetap)
  • Pertamax (RON 92): Rp15.950 per liter (turun)
  • Pertamax Green 95 (RON 95): Rp16.600 per liter (turun)
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp18.300 per liter (turun)
  • Dexlite (CN 51): Rp19.700 per liter (tetap)
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp21.150 per liter (tetap)

BP-AKR

  • BP 92: Rp16.130 per liter (turun)
  • BP Ultimate: Rp16.760 per liter (turun)
  • BP Ultimate Diesel: Rp21.910 per liter (naik)

Shell

  • Shell Super: harga tidak tercantum
  • Shell V-Power: harga tidak tercantum
  • Shell V-Power Diesel: Rp21.910 per liter (naik)
  • Shell V-Power Nitro+: harga tidak tercantum

Vivo

  • Diesel Primus: Rp21.910 per liter (naik)
  • Revvo 92: Rp16.130 per liter (turun)
  • Revvo 95: Rp17.760 per liter (naik)
BACA:  Mau Isi BBM Hari Ini? Simak Daftar Harga Pertamina Terbaru di Seluruh Indonesia

Perubahan harga tersebut menunjukkan bahwa penyesuaian BBM pada Agustus 2026 tidak terjadi secara seragam.

Sejumlah bensin nonsubsidi mengalami penurunan, sementara beberapa produk diesel justru naik.

Untuk BBM bersubsidi Pertamina, harga Pertalite dan Biosolar masih bertahan pada level sebelumnya. (kangtop)