KONCOdewe.com – Perkembangan kendaraan listrik terus menunjukkan arah yang semakin menarik di pasar otomotif global.
Salah satu gebrakan terbaru datang dari Honda yang resmi memasarkan mobil listrik compact terbarunya di Jepang, yaitu Honda Super-One.
Model ini kerap disebut sebagai “Brio Listrik” karena konsepnya yang kecil, praktis, dan menyasar mobilitas harian di perkotaan.
Dilansir dari keterangan resmi Honda Motor Co., Ltd., Super-One dikembangkan bukan sekadar sebagai kendaraan listrik biasa,.
Melainkan sebagai EV yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan, dinamis, dan penuh semangat dalam aktivitas sehari-hari.
Mobil ini hadir dengan harga sekitar Rp 300 jutaan di pasar Jepang, menjadikannya salah satu opsi menarik di segmen EV compact yang terus berkembang pesat.
Desain Compact dengan Basis Sasis Khusus
Honda Super-One dibangun menggunakan platform sasis khusus yang dikembangkan untuk kebutuhan kendaraan listrik kecil.
Meski berukuran compact, mobil ini memiliki bodi yang lebih lebar dibandingkan Honda N-ONE e:, sehingga memberikan stabilitas lebih baik saat dikendarai di berbagai kondisi jalan.
Honda juga merancang interior dan eksteriornya agar tidak hanya fungsional, tetapi juga menghadirkan nuansa modern yang mendukung kenyamanan pengemudi dan penumpang.
Berbagai elemen desain disematkan untuk menciptakan pengalaman berkendara yang lebih interaktif dan tidak monoton.
Performa EV dengan Mode BOOST yang Lebih Bertenaga
Salah satu daya tarik utama Honda Super-One terletak pada sistem penggeraknya yang menggunakan e-Axle ringkas serta baterai ramping berkapasitas tinggi.
Kombinasi ini membuat mobil tetap efisien namun tetap responsif di jalanan perkotaan.
Lebih menarik lagi, Honda menyematkan fitur Mode BOOST yang mampu meningkatkan tenaga secara signifikan.
Jika pada Mode NORMAL mobil menghasilkan daya sekitar 47 kW, maka pada Mode BOOST tenaga dapat meningkat hingga 70 kW.
Fitur ini dirancang untuk memberikan sensasi akselerasi yang lebih agresif saat dibutuhkan.
Sensasi Berkendara Seperti Mobil Sport Konvensional
Meski berstatus kendaraan listrik, Honda tampaknya ingin tetap mempertahankan sensasi emosional dalam berkendara.
Hal ini diwujudkan melalui simulasi transmisi 7-percepatan yang mampu menghadirkan efek perpindahan gigi layaknya mobil bermesin bensin.
Tidak hanya itu, sistem Active Sound Control juga disematkan untuk menghasilkan suara mesin “virtual” yang menyesuaikan input pedal gas pengemudi.
Dengan teknologi ini, pengendara tetap bisa merasakan nuansa sporty meski tanpa mesin konvensional.
Tampilan Visual dan Interior yang Lebih Interaktif
Honda tidak hanya fokus pada performa, tetapi juga pada pengalaman visual di dalam kabin.
Saat Mode BOOST diaktifkan, tampilan MID berubah dari warna biru menjadi ungu, memberikan kesan futuristik yang lebih kuat.
Selain itu, terdapat iluminasi LED pada panel instrumen sisi penumpang depan yang menambah atmosfer modern di dalam mobil.
Sentuhan ini membuat Super-One terasa lebih hidup dibandingkan EV compact pada umumnya.
Jarak Tempuh dan Efisiensi Pengisian Daya
Dari sisi efisiensi, Honda Super-One diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 274 km berdasarkan standar WLTC dalam sekali pengisian penuh.
Untuk pengisian daya, mobil ini membutuhkan waktu sekitar 4,5 jam menggunakan charger biasa, sementara fast charging dapat mengisi hingga penuh dalam waktu sekitar 30 menit.
Hal ini menjadikannya cukup ideal untuk penggunaan harian di lingkungan perkotaan yang membutuhkan mobilitas cepat dan fleksibel.
Fungsi Daya Listrik Eksternal untuk Kondisi Darurat
Menariknya, Honda juga membekali Super-One dengan Honda Power Supply Connector yang memungkinkan mobil berfungsi sebagai sumber daya listrik eksternal.
Output yang dihasilkan mencapai hingga 1.500 watt, cukup untuk menyalakan berbagai perangkat elektronik rumah tangga atau digunakan dalam situasi darurat seperti pemadaman listrik.
Fitur ini menambah nilai praktis kendaraan, menjadikannya bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga sumber energi cadangan yang fleksibel.
Harga di Pasar Jepang
Di Jepang, Honda Super-One dipasarkan dengan harga sekitar 3.390.200 yen atau setara dengan kurang lebih Rp 378 jutaan, termasuk pajak konsumsi sebesar 10 persen.
Harga ini menempatkannya di segmen EV compact yang cukup kompetitif, terutama bagi konsumen perkotaan yang mencari kendaraan hemat energi namun tetap menyenangkan untuk dikendarai.
Dengan hadirnya Honda Super-One, Honda tampak ingin menggabungkan efisiensi kendaraan listrik dengan kesenangan berkendara khas mobil konvensional.
Sebuah langkah yang menunjukkan bahwa masa depan mobil listrik tidak hanya soal hemat energi, tetapi juga soal pengalaman yang lebih hidup di balik kemudi. (kangtop)








